Ketidakadilan Hukum Terhadap HRS Dan Anies

Rabu, 18 November 2020, 09:44 WIB

Anies Baswedan dan Habib Rizieq Shihab/Net

QUR'AN Surat Annisa 58 mengingatkan kepada orang yang beriman dan juga umat manusia tentang dua hal yang relevan dengan peran kepemimpinan.

Pertama, perlunya menunaikan amanat dan amanat itu harus teralokasi kepada yang berhak (innallaha ya'murukum an tu-addul amanati ilaa ahliha). Amanat rakyat harus kembali kepada rakyat, bukan hanya sampai kepada keluarga, kerabat atau kroni.

Kedua, jika menegakkan hukum maka tegakkan dengan adil (wa Idza hakamtum bainan naas an tahkumuu bil adl). Keadilan adalan nilai tertinggi dalam hukum. Asas keadilan adalah kesamaan kedudukan di depan hukum (equality before the law). Konstitusi negara RI menjamin asas kesamaan kedudukan tersebut sebagai konsekuensi dari prinsip negara hukum.

Fenomena kini di negeri ini pada dua hal di atas amburadul atau acak-acakan. Amanat jabatan dikhianati dan rakyat tidak menjadi prioritas. Banyak pejabat yang lebih mementingkan diri, keluarga, dan kroni. Akibatnya korupsi, kolusi, nepotisme merajalela. Itu dilakukan secara bersama-sama, terang-terangan dan tanpa rasa malu.

Pekaksanaan hukum aktual menampilkan wajah ketidakadilan. Covid-19 menjadi tongkat pemukul. Ada yang dipukul keras ada yang nyaman-nyaman saja karena sengaja memukul angin.

HRS dan Anies Baswedan dipukul keras, karena "kerumunan". Dampaknya dua Kapolda dan dua Kapolres dicopot. Jakarta dan Jawa Barat menjadi sasaran.

Di sisi lain kerumunan Kliwonan Habib Luthfi Watimpres di Pekalongan dan Long march 9000 Banser di Banyumas Jawa Tengah lancar-lancar saja tanpa teguran apalagi pencopotan Kapolda dan Kapolres. Tanpa pemanggilan Gubernur Jawa Tengah. Maklum PDIP.

Pendaftaran ke KPU anak Presiden Gibran dengan kerumunannya di Solo juga aman saja. Di Medan mantu Presiden Bobby dan kerumunan Pilkada lain sami mawon.

Satu kalimat cukup untuk ini "ketidakadilan hukum". Rakyat tahu dan merasakan bahwa pemerintahan Jokowi tidak adil. Banyak mempermainkan hukum untuk kepentingan politik. Dari mulai Perppu, HIP, Omnibus Law, ITE, hingga Covid-19 yang menjadi alat pemukul untuk memberangus lawan-lawan politik.

Kini dua tokoh menjadi target yaitu HRS dan Anies. Akan tetapi magnet keduanya dipastikan juga cukup kuat untuk simpati dan dukungan rakyat.

Bisa dibayangkan ketika keduanya mengikuti tahapan proses pemeriksaan polisi bahkan mungkin pengadilan maka rakyat dan umat akan ikut berkerumun membesar dengan dukungan dahsyat. Gelombang perlawanan dapat bereskalasi di luar dugaan.

Rezim Jokowi telah membuka jalan bagi peningkatan kejengkelan bahkan kemarahan. Di belahan dunia manapun dan sejarah kapanpun telah dibuktikan bahwa ketidakadilan adalah gerbang strategis dari perubahan.

Kembali kepada ayat QS Annisa 58 di atas, maka soal amanat dan keadilan merupakan pelajaran sempurna dari Allah "Innallaha ni'imma ya'idhukum bih". Urusan amanat yang dikhianati atau hukum yang dijauhkan dari keadilan, maka "Innallaha kaana samii'an bashiiro" - Sesungguhnya Allah SWT Maha Mendengar dan Maha Melihat.

Jika Allah SWT sudah membuat keputusan atas dasar pendengaran dan penglihatan-Nya maka tak ada suatu kekuatan apapun yang bisa mencegah dan menghindar dari hukuman-Nya.

Na'udzubillah min dzalik
.

M. Rizal Fadillah
Pemerhati politik dan kebangsaan.

Kolom Komentar


Video

Pendemi Covid-19, Ilhami Sari Rogo Wujudkan Agrowisata Unila dan Hortipark Pesawaran

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Sri Mulyani Kasih 'Angin Surga', Ekonomi Tumbuh 5 Persen Tahun 2021
Publika

Sri Mulyani Kasih 'Angin Sur..

01 Desember 2020 14:36
Habib Rizieq Shihab Lebih Menakutkan Dari Covid-19
Publika

Habib Rizieq Shihab Lebih Me..

30 November 2020 17:47
Anies Baswedan Bukan Temanku
Publika

Anies Baswedan Bukan Temanku

30 November 2020 12:32
Mencari Pengganti Edhy Prabowo
Publika

Mencari Pengganti Edhy Prabo..

30 November 2020 11:26
Indonesia Masuk Peringkat 3 Negara Terkorup Di Asia, Pemerintah Lemah Tangani Korupsi
Publika

Indonesia Masuk Peringkat 3 ..

30 November 2020 08:36
HUT Korpri Momentum ASN Melawan Korupsi
Publika

HUT Korpri Momentum ASN Mela..

29 November 2020 20:26
Melawan Radikalisme Dari Dalam: Sebuah Komitmen Kebangsaan
Publika

Melawan Radikalisme Dari Dal..

29 November 2020 15:49
Wapres Yang Terus Merangkap
Publika

Wapres Yang Terus Merangkap

29 November 2020 09:27