PANDEMI COVID-19

Peningkatan Kapasitas Tes Memang Harus, Tapi Disiplin Protokol Kesehatan Yang Utama

Disiplin protokol kesehatan/Net

Pernyataan Menko Polhukam, Mahfud MD bahwa penyebaran Covid-19 di Jakarta termasuk Aceh naik tinggi meskipun kedua daerah tidak menggelar Pilada 2020, mendapat respons beragam.

Tingginya kasus Covid-19 di DKI Jakarta dinilai tidak ada korelasinya dengan tidak diselenggarakannya Pilkada 2020 di provinsi ibukota negara.

Di Jakarta, tingkat kasus Covid-19 memang tinggi. Namun, bukan karena tidak menyelenggarakan pilkada, tapi mobilitas dan interaksi masyarakat memang tinggi.

Jumlah orang dites di Jakarta terus meningkat seiring dengan bertambahnya kapasitas testing. Jumlah penduduk Jakarta yang melakukan tes hampir sama dengan gabungan 33 provinsi lain.

Hingga 23 September 2010, Jakarta telah melakukan tes PRC terhadap 857.863 orang, atau 80.588 orang per 1 juta pendduduk. Dalam dua minggu terakhir, jumlah tes Jakarta meningkat secara signifikan.

Kapasitas tes corona di ibukota terus meningkat. Kapasitas tes Jakarta per minggu lebih dari enam kali lipat standar WHO.

WHO menetapkan standar jumlah tes ideal bagi setiap wilayah sebanyak 1 orang per 1.000 populasi setiap minggu.

Jakarta secara konsisten telah melewati standar WHO ini dan terus meningkatkan kapasitas tes hingga saat ini mencapai lebih dari enam kali lipat standar WHO.

Soal tes, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bisa dikatakan paling unggul dari semua kepala daerah di Indonesia.

Diharapkan, para kepala daerah lain baik gubernur dan bupati/walikota juga meningkatkan kapasitas tes di masing-masing daerah.

Namun perlu dicatat, selain penting meningkatkan kapasitas tes, yang lebih utama lagi adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Yaitu 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Satu lagi jangan lupa, menghindari kerumunan.

Pemerintah pusat dan daerah serta pihak terkait harus terus mengedukasi warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Pejabat terutama, seyogianya harus bekerja keras demi keselamatan warga.

Selain meningkatkan kapasitas tes dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, para pengambil kebijakan juga harus menyiapkan tiga "menu utama". Yaitu, iman, aman, dan imun.

Tiga "menu utama" ini bisa menjadi pegangan masyarakat untuk beraktivitas di masa pandemik saat ini. Iman, aman, dan imun memiliki makna berbeda-beda.

Kata "iman", didefinisikan atau dimaknai sebagai upaya ikthiar secara rohani dengan rajin menjalankan ibadah sesuai agama masing-masing.

Kata "aman", memiliki arti sekaligus imbauan untuk displin protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan.

Adapun kata "imun", yaitu mengajak masyarakat untuk meningkatkan kekebalan tubuh lewat olahraga yang teratur, istirahat yang cukup, tidak panik, serta makan makanan yang bergizi.

Komentar


Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021

Artikel Lainnya

Kerumunan Tanah Abang Bukan Hanya Salah Anies Baswedan
Suluh

Kerumunan Tanah Abang Bukan ..

04 Mei 2021 00:44
Kasus Paul Zhang Harus Jadi Pembuktian Polri Sudah Berada di Level Internasional
Suluh

Kasus Paul Zhang Harus Jadi ..

22 April 2021 23:38
Semua Skenario Berubah Jika Prabowo Dan Jokowi Dorong Anies Baswedan
Suluh

Semua Skenario Berubah Jika ..

17 April 2021 10:31
Vaksin Nusantara, Antara Nasionalisme dan Uji Klinik
Suluh

Vaksin Nusantara, Antara Nas..

15 April 2021 23:41
Kemenristek Memikul Masa Depan Bangsa, Tapi Pasukannya Tak Bersenjata Lengkap
Suluh

Kemenristek Memikul Masa Dep..

12 April 2021 09:46
Ngotot Ketum Demokrat, Moeldoko Sudah Berani Lawan Jokowi?
Suluh

Ngotot Ketum Demokrat, Moeld..

08 April 2021 19:35
Capres Istana Non PDIP, Jokowi Berpeluang Dorong Orang Dekat, Ini Daftarnya
Suluh

Capres Istana Non PDIP, Joko..

06 April 2021 17:47
Jangan Sampai Moeldoko Yang Makan Nangka, Jokowi Yang Kena Getahnya
Suluh

Jangan Sampai Moeldoko Yang ..

02 April 2021 18:23