Mengecam Aksi Cyberbullying Denny Siregar: Berpotensi Tinggalkan Trauma Bagi Almira

Sabtu, 09 Mei 2020, 21:22 WIB

Bendum Kohati PB HMI, Putri Nur Hardiyanti/Ist

AKHIR-akhir ini jagad maya dihebohkan degan cuitan Denny Siregar dalam akun twiternya @Dennysiregar7 yang menyebutkan, “Bapak udah. Anak udah juga. Sekarang cucu juga dikerahkan.. Kalo ada cicit, cicit juga bisa ikutan minta lockdown.”

Denny Siregar atau yang kerap disapa oleh beberapa netizen sebagai buzzer Istana ini berawal dari pemberitaan yang dilansir dari berbagai media. Surat terbuka Putri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Almira Yudhoyono untuk Jokowi, minta lockdown agar tidak ada lagi korban.

Akhirnya menuai kontroversi dari berbagai pihak terutama pihak keluarga besar dari mantan presiden ke 6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasalnya cuitan tersebut mengandung tendensius terhadap unggahan AHY terkait naskah pidato anak semata wayangnya perihal lockdown.

Aira yang mendapat tugas sekolah untuk membuat pidato dalam bahasa Inggris mengenai lockdown dari sekolahnya tentu tidak pernah memiliki maksud apapun terlebih bermaksud menuai sensasi atau berusaha mempengaruhi kebijakan apapun di negeri ini.

Aira -kerap disapa- hanyalah anak-anak yang dengan kepolosannya bersemangat mengerjakan tugas sekolah yang diberikan oleh gurunya.

Mengenai sikap AHY yang mengupload video Aira berpidato di media sosial pun saya rasa hanyalah respons seoraang ayah yang bangga melihat tugas anak semata wayangnya dan berusaha mengabadikannya. Hal ini tentu sangatlah normal dilakukan seorang ayah.

Saya justru melihat sikap seorang Denny Siregar yang kemudin mengomentari kiriman tersebut seolah-olah Almira sedang dimanfaatkan oleh keluarganya untuk mempengaruhi kebijakan lockdown di negeri ini, sangatlah tidak bijak dan kekanak-kanakan.

Jangan sampai karena ayah dan kakeknya seorang pengurus partai sehingga apa yang dilakukan Almira pun dikait-kaitkan dengan urusan politik.

Mungkin sepintas apa yang dilakukan Denny Siregar adalah hal sepele.  Tapi di balik itu semua yang dia lakukan bisa berdampak besar bagi psikologis Almira.

Menurut saya apa yang dilakukan oleh saudara Denny Diregar termasuk tindakan cyberbullying.

Kita semua tahu cyberbullying ialah tindakan intimidasi, peganiayaan atau pelecehan dengan sengaja melalui media social dan memiliki dampak negatif yang amat besar bagi korbannnya.

Tindakan tendensius Deny Diregar dengan memajang foto Almira di dalam cuitannya bisa saja membuat teman-teman Almira mulai menggunjing bahkan menghujat anak polos tersebut.

Lebih jauh lagi bisa saja Almira dijauhi dan dikucilkan dari teman-teman sebaya Almira.

Menurut psikolog Dr MM Nilam Widyarini, MSi, cyberbullying pada umumnya memiliki dampak hebat dan sangat melekat.

"Korban menderita emosi negatif (sedih, merasa tidak berdaya, marah, dendam) yang dalam. Efeknya juga membekas dalam jangka panjang," ucap praktisi hipnoterapi klinis ini di suatu media.

Psikolog Katarina Ira Puspita yang tergabung di Kasandra And Associates Psychological Practice juga mengatakan, tindakan cyberbullying bisa mengakibatkan anak cenderung menarik diri dari lingkungan sosial baik itu lingkungan keluarga hingga sekitarnya.

Selain itu, emosi anak yang cenderung lebih banyak murung dan bersedih akan terjadi lebih parah jika tidak ada komunikasi dengan si orang tua. Lebih lanjut anak cenderung enggan untuk kembali sekolah atau kegiatan sosial.

“Dan prestasi belajar pun semakin menurun dari hari ke hari, serta kurang tidur dan kurang nafsu makan,” demikian pendapat  Ira.

Hal-hal mengerikan seperti itu bisa saja akan dialami gadis cantik belia seperti Almira hanya karena cuitan berlebihan Denny Siregar. Cuitan sepele yang bisa merubah hidup Almira.

Saya sendiri selaku aktivis perempuan sangat mengecam tindakan tak terpuji Denny Siregar.

Sebagai orang tua seharusnya Denny tidak melakukan perbuatan yang tak patut  ditiru tersebut. Seharusnya Denny  berkaca bagaimana bila hal tersebut terjadi  pada anaknya.

Saya juga meragukan bahwa Denny paham atas tindakan yang dilakukannya. Inilah pentingnya kita sebagai orang yang berpendidikan untuk selalu memikirkan baik buruknya tindakan yang akan kita lakukan.

Jangan pernah bertindak sebelum berpikir seperti orang yang tidak pernah mengenyam pendidikan. Saya juga mengimbau baik kita para orangtua terutama media untuk bijak menyikapi hal ini.

Kepada Denny Siregar, saya berharap beliau sadar bahwa apa yang telah dilakukan bagi Almira adalah tindakan yang  sangat tidak terpuji. Sebagai seorang public figure, apa yang telah dilakukan Denny sangatlah memalukan.

Putri Nur Hardiyanti


Penulis adalah Bendahara Umum Kohati PB HMI

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Pilkada, Kepemimpinan Daerah, Dan Pemajuan Daerah
Publika

Pilkada, Kepemimpinan Daerah..

28 Oktober 2020 21:37
Konstruksi Komunikasi Vaksin
Publika

Konstruksi Komunikasi Vaksin

28 Oktober 2020 14:45
Inspirasi Sumpah Pemuda Dan Isu Penghapusan Sejarah
Publika

Inspirasi Sumpah Pemuda Dan ..

28 Oktober 2020 12:08
Perlindungan Hukum Atas Kerahasiaan Data Pribadi Konsumen/Nasabah Oleh Pengendali Data Pribadi
Publika

Perlindungan Hukum Atas Kera..

28 Oktober 2020 11:28
Menepis Pendapat Amien Rais: HAM Dan NKRI, Antara Narasi Dan Praktek
Publika

Menepis Pendapat Amien Rais:..

27 Oktober 2020 21:20
Jokowi Akan Dikudeta?
Publika

Jokowi Akan Dikudeta?

27 Oktober 2020 10:19
Covid-19 Telah Mengubah Aturan Permainan
Publika

Covid-19 Telah Mengubah Atur..

26 Oktober 2020 18:42
Maulid Bagi Orang Betawi, Budaya Dan Agama
Publika

Maulid Bagi Orang Betawi, Bu..

26 Oktober 2020 10:18