Ada Tim Ahli Peternakan, Pertanian dan Pekarangan di Agroexpo Banyuwangi

Sabtu, 20 April 2019, 10:05 WIB | Laporan: Elitha Tarigan
Banyuwangi Agroexpo siap membantu pengunjung untuk dapat konsultasi langsung ke tim ahli cara beternak, bertani hingga menata pekarangan.

Demikian dikatakan oleh Bupati Banguwangi Abdullah Azwar Anas saat ditanya tentang hal apa saja yang akan ditawarkan kepada pengunjung yang hadir dalam acara Banyuwangi Agroexpo pada 25 April-1 Mei 2019 mendatang.

"Misalnya mau bikin kebun di pekarangan rumahnya, bisa langsung konsultasi. Mau ternak lele, tanam padi, kembangkan jeruk atau buah naga, bisa langsung tanya. Termasuk kalau mau memeriksakan hewan peliharaan, kita siapkan dokter hewan," kata Anas, Jumat (19/4).

Anas berharap acara ini sekaligus juga menjadi pemicu semangat bagi masyarakat untuk terjun ke bisnis pertanian. Karena menurutnya bidang ini memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan dan sangat menguntungkan secara ekonomis dibandingkan bekerja sebagai pegawai swasta.

"Sekaligus ini mengajak publik agar tidak ragu bisnis pertanian. Karena bidang ini memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dan menguntungkan secara ekonomis, tidak kalah dari kerja kantoran," papar Anas.

Agro expo juga semakin menarik dilengkapi karena dilengkapi arena edukatif dan playground untuk anak-anak. Ada atraksi memberi makan untuk kelinci, sangkar burung raksasa, pameran aneka reptil.

Ditambahkan Kepala Dinas Pertanian Arief Setiawan, salah satu keunikan dari agro expo tahun ini adalah lahan yang dipakai tersebut dulunya merupakan lahan pertanian yang sudah disklimaks alias tidak produktif lagi. Namun dengan diolah secara tepat dalam waktu tiga bulan lahan bisa kembali subur dan menjadi media subur bagi tumbuhnya aneka tanaman.

“Kami bahkan membuat sawah baru seluas 1.500 meter persegi yang tumbuh subur. Masyarakat yang tertarik bisa belajar langsung kepada tim kami,” ujarnya.

Di pameran ini juga bakal dipamerkan  berbagai alat produksi pertanian mulai tradisional hingga modern sebagai edukasi bagi anak-anak muda.
Editor: Azairus Adlu

Kolom Komentar


loading