Dalam Sehari BKP Kementan Bantu Bulog Kumpulkan 18.250 Ton Gabah

Rabu, 10 April 2019, 17:46 WIB | Laporan: Elitha Tarigan

Gabah petani/RMOL

Serapan gabah Bulog Jawa Timur hingga 8 April 2019 baru mencapai angka 10.400 ton. Padahal, Bulog diberi tanggung jawab memenuhi kuota serap gabah hingga 340.000 ton sampai akhir 2019.

Data tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Serap Gabah Petani (Sergap) di Kantor Bulog Subdivre Jember, Rabu (10/4).

Kepala Bulog Subdivre Jember Jamaludin mengakui bila saat ini serapan gabah masih sangat rendah. Meski demikian, dia berjanji akan meningkatkan kinerja hingga akhir pekan nanti.

"Serapan kita di Jember saat ini memang masih rendah di angka 109 ton, namun saya yakin pekan ini realisasi akan meningkat tajam karena panen sudah melimpah," ujar Jamaludin

Mitra Bulog dan Perpadi yang juga hadir dalam pertemuan memastikan kesiapan mereka menyetor 18.000 ton gabah dari sejumlah rekanan. Diantaranya 7.000 ton gabah dari UD Samudera, 1.000 ton setara beras dari UD Utama, 1.000 ton beras dari UD Bintang Surya, 10.000 ton beras dari Ketua Perpadi Jember Johanes, 500 ton beras dari UD Bintang Timur, dan 1.000 ton beras dari UD Surya.

"Jadi totalnya ada tambahan sekitar 18 ribu ton setara beras yang akan masuk di Bulog Subdivre Jember bulan April ini," jelas Jamaludin

Kepala Bulog Subdivre Bondowoso Dwiana Puspitasari juga mengakui bila target penyerapan yang ditetapkan oleh pusat sebesar 34 ribu baru terealisasi 83 ton.

"Untuk meningkatkan serapan, mitra Bulog setempat sepakat menyalurkan setara beras sebesar 250 ton terdiri dari 100 ton dari UD Samudera, dan 150 dari UD Chandra dan Vincent," kata Dwiana.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi menambahkan bila pihaknya selalu berhasil mempertemukan Bulog dan mitra pemerintah seperti Perpadi dalam menyediakan gabah dan beras. Sebanyak 18.250 ton gabah yang berhasil dikumpulkan diharapkan bisa segera mengalir secara bertahap ke gudang Bulog.
Editor:

Kolom Komentar


loading