Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Kementerian PUPR Bangun Tanggul Di Palu Untuk Cegah Banjir

Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone | Senin, 08 April 2019, 11:51 WIB

Arie Setiadi Moerwanto/RMOL

. Gempa disertai tsunami yang sedemikian dahsyat menerpa Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 lalu mengakibatkan permukaan tanah di beberapa titik menurun.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun turun tangan untuk mencegah terjadinya banjir di sana.

Kepala Satgas PB Kementerian PUPR Sulawesi Tengah, Arie Setiadi Moerwanto menjelaskan, salah satu daerah yang permukaannya turun adalah Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

"Akibat dari gempa kemarin, banyak daerah yang turun (permukaan tanahnya). Contoh daerah Talise. Dulu tidak banjir, sekarang banjir," katanya dalam konferensi pers di Media Center PUPR, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/4).

Untuk menanggulangi terjadinya banjir rob, pihaknya pun tengah melakukan pembangunan tanggul untuk menghadang masuknya air laut.

"Jadi ini bukan tanggul tsunami. Kalau muka air laut naik, dia enggak masuk ke dalam (pemukiman). Setelah ini kita bangun, di sini sudah tidak lagi kebanjiran, maka akan kita tanami pohon. Panjangnya adalah 7 kilometer," pungkas Arie Setiadi.

Artikel Lainnya

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat