Mayjen (Purn) Nasir, Anak Penyadap Karet Bertekad Bangun Kepri

Minggu, 31 Maret 2019, 12:49 WIB | Laporan: Idham Anhari

Mayjen TNI (Purn) Mochamad Nasir/Dok pribadi

Terlahir dari keluarga sederhana, Mayjen TNI (Purn) Mochamad Nasir bertekad untuk membangun kampung halamannya, Kepulauan Riau melalui jalur parlemen.

Ayahnya keseharian berjualan ikan, sedangkan sang ibu menyadap karet.

Selama hampir 33 tahun berkarir di militer. Beberapa penugasan penting untuk mempertahankan kedaulatan NKRI pernah diembannya antara lain operasi di Timor Timur dan penumpasan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Alumnus Akademi Militer 1980 ini berhasil mengatasi kerusuhan sosial di Banjarmasin ketika itu menjabat wakil Asisten Operasi Kodim VI Kalimantan Timur.

Nasir lantas dipercaya menjabat Asisten Operasi Kodam XVI Ambon. Tahun 2003, pasca kerusuhan di Ambon masih berstatus darurat, Tapi, Nasir mampu mengubah status itu menjadi tertib sipil.
 
"Kini waktunya saya berjuang melalui parlemen untuk membawa aspirasi masyarakat dan membangun kampung halaman saya di Kepri. Potensi kelautan di Kepri ini sangat baik,” kata Nasir berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (31/3).

Mantan Kepala Staf Pangdam Sriwijaya ini memilih kendaraan politiknya Partai Demokrat. Ia tertarik misi partai berlambang mercy ini untuk mewujudkan keinginan luhur rakyat Indonesia mencapai pencerahan dalam kehidupan kebangsaan yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur.

“Maka inilah saat yang tepat saya kembali ke kampung halaman Kepulauan Riau untuk bersama berbakti untuk negeri,” pungkas mantan Danpussenif ini.

Kolom Komentar


loading