Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Microsite PUPR Main Logo

Candi Borobudur Perlu Sentuhan Agar Makin Mendunia

| Selasa, 19 Maret 2019, 22:26 WIB

Candi Borobudur dikenal sebagai Candi Buddha terbesar di dunia, bahkan  monumen yang dibangun pada abad ke-8 ini pernah menyandang satu dari tujuh keajaiban dunia (seven wonders of the world).

Pemerintah menilai perlunya sentuhan agar Candi Borobudur makin mendunia.
Sejalan dengan angan itu, Borobudur ditetapkan satu dari sepuluh Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) prioritas pada 2019. Konsep itu dikenal juga dengan program 10 Bali baru.Dengan harapan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia mencapai dua juta orang pada 2019
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), telah menyusun Integrated Tourism Master Plan (ITMP) KSPN Borobudur termasuk melakukan penataan akses pada jalan tol Yogyakarta-Bawean, perservasi/pelebaran jalan menuju standar jalan Sentolo-Dekso dan jalan Tempel Pakem-Prambanan dan termasuk akses tiga bandara internasional ke Candi Borobudur, pembinaan pengembangan infrastruktur pemukiman yang menitikberatkan pada pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) KSPN.  

Di sisi lain, dilakukan juga penataan pada kawasan sekitar candi seperti  pembangunan jalan menuju Puntuk Setumbu, kantor sekretariat, toilet, area parkir, pintu gerbang, dan relief. Langkah revitalisasi Candi Borobudur yang tak pentingnya adalah membentuk Badan Otoritas Pariwisata Borobudur sebagai wakil dari pemerintah. Lembaga tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan pariwisata Candi Borobudur secara perlahan setiap tahunnya

Dengan revitalisasi kawasan ini, diharapkan KSPN Borobudur ditargetkan mendapat kunjungan dua juta wisatawan mancanegara dan lima juta wisatawan domestik pada 2019.

Artikel Lainnya

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat