DPR Harus Gunakan Hak Interpelasi Ungkap Omongan Sudirman Said

Jumat, 22 Februari 2019, 19:42 WIB | Laporan: Faisal Aristama

Adhie M. Massardi/Net

Pertemuan tertutup antara presiden Joko Widodo dengan bos Freeport McMoran James R Moffett, yang diungkap oleh Mantan Menteri ESDM Sudirman Said, perlu diselidiki lebih lanjut.

Baca: Fakta Dan Pertanyaan Soal Pertemuan Rahasia Jokowi Dengan Bos Freeport

Pengungkapan, kata Jurubicara Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, Adhie M. Massardi bisa membuka secara terang benderang dugaan “deal-deal” di balik perpanjangan kontrak Freeport.

"Saya lebih percaya dengan Pak Sudirman Said ya. Ini perlu ditelisik lebih lanjut agar tidak menimbulkan dugaan macam-macam di tengah masyarakat," ujar Adhie saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat (22/1).

Menurut Adhie, pertemuan tertutup tersebut telah menjadi bola liar di tengah masyarakat. Apalagi, keberadaan Freeport di Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan pelik.

Atas alasan itu, Ketua Perkumpulan Swing Voters (PSV) ini meminta lembaga yang berwenang bertindak dan membongkar dugaan skandal perpanjangan Freeport.

"Soal Freeport ini skandal menurut saya, karena itu DPR harus menelusuri ini dengan hak interpelasinya," tegas Adhie.

Secara khusus, dia menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga berhak melakukan penyelidikan atas dugaan yang mungkin saja terjadi di balik layar.

"Misalnya, dengan menyadap obrolan antara bos Freeport dengan Presiden Jokowi," demikian Adhie. [ian]

Kolom Komentar