Mentan: Bulog Tolong Bikin Petani Jagung Senang

Kamis, 07 Februari 2019, 21:15 WIB | Laporan: Elitha Tarigan

Andi Amran Sulaiman/RMOL

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menghadiri acara panen raya jagung di Desa Mojorejo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (6/2) kemarin.

Dalam kunjungannya itu, Menteri Amran Sulaiman berharap kepada Badan Urusan Logistik agar bisa membantu para petani jagung Lamongan dan peternak ayam di Kabupaten Blitar.

"Kami berharap Bulog dapat membantu menyerap jagung petani saat panen raya seperti ini, sehingga dapat menjadi buffer stock," ujar Menteri Amran.

Permintaan itu setelah Mentan melihat secara langsung panen panen raya di Desa Mojorejo. Dia berujar akan memberikan bantuan bibit jagung untuk Kabupaten Lamongan dua kali dalam satu tahun.

Itu dilakukan agar Lamongan bisa menyuplai kebutuhan jagung ke peretnak ayam telur yang berada di Kabupaten Belitar, Jatim.

"Bantuan tahun ini berani kalau dikali dua dari jumlah bantuan tahun lalu? Supaya dari Lamongan bisa suplai kebutuhan peternak Blitar? Tahun ini jadi 20 ribu paket dengan pupuk," jelas Amran.

Terlebih, Kabupaten Blitar ini merupakan salah satu sentra ternak ayam telur di tanah air. Sehingga kebutuhan terhadap jagung sangat tinggi. Mentan pun pada akhirnya berinisiatif membuatkan kesepakatan antara kedua Kabupaten yakni Kabupaten Lamongan dengan Blitar.
 
Kesepakatan ini akan menjembatani keduanya, dengan Bulog berada di tengah untuk mengatur penyerapan kagung dan pasokan dari Lamongan ke Blitar.

"Ini model baru, nggak usah pulang ambil stempel. Kertas kesepakatan ini tolong masing-masing dibawa pulang. Traktor dan dryer kami bantu kirim ke sini, hasilnya kirim ke Blitar," jelas Amran.

Untuk memuluskan kesepakatan ini, Amran akan menyiapkan minimal 20 mesin daryer atau mesin pengering jagung. Selain pengering, Mentan juga memastikan pemerintah akan memberikan bantuan 10 traktor roda empat serta lima unit alat panen.

"Ini semua untuk rakyat, bukan untuk tengkulak. Kami tidak ingin dipermainkan. Ini solusi konkret dan permanen," tegas Amran.

Keputusan Mentan ini dibuat menyusul kedatangan perwakilan peternak ayam Blitar ke lokasi panen raya jagung di Lamongan. Di adatang untuk menyampaikan kebutuhan jagung pakan pada Menteri Amran. [wis]
 
Editor:

Kolom Komentar