Semalaman Ratusan Buruh AMT Berdiri Menjaga 'Makam' Rekan Seperjuangan

Kamis, 10 Januari 2019, 15:13 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

Foto: RMOL

Ratusan sopir yang tergabung dalam Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SPAMT) Pertamina masih menduduki Taman Pandang, tepat di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (10/1).

Total ada 350 pengunjuk rasa bermalam sejak kemarin (Rabu, 9/1) di depan Istana Negara dengan hanya beratapkan terpal berukuran sekitar 40 x 15 meter yang dijadikan tenda.

Terpal yang didirikan jauh dari ideal untuk menampung segitu banyak orang sehingga ketika turun hujan, mereka terpaksa berdiri mepet-mepetan agar tidak basah kuyup.

Sementara tali pengait terpal diikat pada sepeda motor dan tiang lampu terdekat. Setidaknya kokoh saat tertiup angin.

"Dari semalam kita berdiri Mas, hujan deres dan besar ya kita tetap di sini sampai tuntutan kita dipenuhi," ujar jenderal lapangan aksi SPAMT, Aris Wuyono di lokasi.

Di bawah tenda itu juga terdapat 19 'kuburan' pengunjuk rasa lengkap dengan tanah, taburan bunga, dan papan nama lisan. Jumlah ini sekaligus mewakili waktu 19 bulan bagi mereka berjuang menuntut keadilan. [wid]

Kolom Komentar