Gerindra: Konyol Peraih Revolusi Mental Award Jadi Tersangka KPK

Senin, 10 Desember 2018, 15:40 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

Ferry Juliantono/RMOL

. Terkait status hukum Direktur Utama Perum Jasa Tirta II (Dirut PJT II) Djoko Saputro yang sudah ditetapkan jadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjadi bukti gagalnya revolusi mental pemerintahan Joko Widodo.

Hal tersebut diungkapkan Politisi Partai Gerindra, Ferry Juliantono. Pasalnya Djoko yang menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan pekerjaan jasa konsultasi ini sebelumnya pernah meraih penghargaan Revolusi Mental Award sebagai salah satu The Best Leader.

"Ini konyol namanya. Peraih penghargaan kini menjadi tersangka di KPK. Pertanyaannya, bagaimana kinerja oknum BUMN lain yang tidak mendapat perhargaan?" ujar Ferry Juliantono dalam keterangannya, Senin (10/12).

Penghargaan itu diberikan kepada Djoko Saputro pada 25 April 2018 di Hotel JS Luwansa, Jakarta karena dianggap memiliki Etos Kerja Terbaik Silver Winner. Revolusi Mental Awards 2018 diadakan oleh Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dan BUMN Track.

"Revolusi mental kan selama ini hanya slogan. Saat kampanye 2014 saya ingat betul, ini slogan yang sangat dimuliakan oleh Jokowi, tapi ternyata revolusinya mental," selorohnya. [rus]

Kolom Komentar


Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019