Fahri: Waspada Pak Jokowi, Ada Tikus Mati Di Lumbung Padi!

Jumat, 21 September 2018, 13:55 WIB | Laporan: Hendry Ginting

Beras/Net

Langkah Dirut Bulog, Budi Waseso mengkritik kebijakan impor Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, mengingatkan adanya potensi rusaknya di dalam kasus pangan.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, mengatakan, kisruh pangan berpotensi menjadi ancaman non tradisional dan non konvensional bagi pertahanan negara, bukan hanya dalam masalah ketersediaan. Tapi juga dalam perang dagang komoditas.

“Karena itu isu impor beras dan Mafia Impor ini dapat dikategorikan kepada isu keamanan nasional,” kata Fahri dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (21/9).

Sedang paksaan pembukaan keran impor pangan, sambung Fahri, akan membawa kenaikan inflasi, keresahan petani dan runtuhnya kedaulatan pangan.

“Ini menunjukan rapuhnya kedaulatan nasional akibat bolongnya pertahanan negara nir militer,” tegas Fahri.

Oleh karena itu, Fahri mengingatkan, supaya jangan main-main soal perut rakyat. Bahkan, dia mengatakan biar pejabat berantem, rakyat tetap waspada.

Tak lupa, Fahri tak lupa menyampaikan ucapan selamat kepada Dirut Bulog, Budi Waseso atas keberaniannya.

“Mari dorong keterbukaan, ada apa di balik simpang siur ini. Waspada Pak Jokowi, ada tikus mati di lumbung padi,” tutup Fahri. [jto]
Editor: Sukardjito

Kolom Komentar


loading