Asal Mula Kata Imlek

Jumat, 16 Februari 2018, 02:50 WIB

Ilustrasi/Net

DAHULU kala ada permaisuri dari China datang ke Pulau Jawa hendak mencarikan jodoh buat anaknya.

Menjelang malam, dengan diiringi suara meriah tabuh-tabuhan dan bunyi petasan bersahutan, permaisuri bernama Tan Siu Mei mendatangi rumah Mbok Darmi yang anaknya merupakan kembang desa.

"Gong xi fat chai," ujar Tan Siu Mei seraya menyerahkan sekeranjang kue serta amplop berwarna merah.

Mbok Darmi yang tau anaknya hendak dilamar dengan girang menerima sekeranjang kue dan amplop merah.

"Lamaranmu kuterima," sambut Mbok Darmin seraya bergegas ke kamar membangunkan Imah, anaknya yang tengah tertidur.

"Im...melek...! Im...melek...! Im, melek...!!" gugah Mbok Darmi sambil mengguncang-guncangkan tubuh Imah.

Karena tak bangun juga, Simbok terus mengulang kata-katanya tersebut. Mungkin karena saking capeknya, kalimat yang semula "Im...melek" berubah lebih singkat jadi, Imelek, Imlek, Imlek.

Kata-kata Imlek itu membuat terharu si Permaisuri yang mengira Mbok Darmi tengah mengucap syukur atas sekeranjang kue serta amplop merah yang barusan diberikannya.

Dalam hatinya Permaisuri Tan Sui Mei berkata, "Alangkah besar rasa syukur penduduk negeri ini. Baru dikasih sekeranjang kue sama amplop berisi uang saja ngucap syukurnya tiada henti sepanjang malam. Ini harus dicontoh oleh seluruh rakyat Cina."  

Sejak saat itulah kata Imlek menjadi terkenal. [***] 
Editor:

Kolom Komentar


Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019