Kapolri Target Seminggu Ungkap Anak Buahnya yang Bekingi Pasir di Lumajang

Jumat, 02 Oktober 2015, 15:21 WIB
Laporan: Firardy Rozy
Anggota Polri disebut-sebut membekingi penambangan ilegal pasir besi di Lumajang, Jawa Timur.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menargetkan dalam satu minggu sudah ada hasil pemeriksaan Tim Propam Polri terhadap oknum tersebut.

"Kalau memang ada yang terlibat pastinya diproses sesuai pelanggaran hukumnya bisa disiplin, kode etik dan bisa pidana juga," ujar Badrodin di Mabes Polri, Jumat (2/10).

Jenderal bintang penuh itu menerangkan pemeriksaan dilakukan dari dugaan yang beredar.

"Diduga terlibat, pembiaran, lambat dalam penanganan akan dijawab dalam hasil pemeriksaan Propam dan Irwasum," terangnya.

Selain itu, Badrodin mengatakan telah memerintahkan jajaran di Polda Jatim untuk mengungkap kasus penganiayaan dan pembuhnuhan yang dialami Salim Kancil dan Tosan, petani di desa Awar-Awar yang menolak operasi tambang tersebut.

Badrodin juga memerintahkan untuk mengungkap siap aktor intelektual dibalik kasus tersebut.

Kapolri juga berharap semua pihak untuk memberikan informasi soal penambangan ilegal dan pembantaian Salim Kancil bisa diinformasi ke pihak kepolisian.

Termasuk soal keterlibatan Kepala Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Hariyono dalam pembantaian Salim.[dem]
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020