Ahok: Polisi Militer dan Garnisun Mau Bantu Jaga Keliling Monas

Rabu, 25 Juni 2014, 19:18 WIB | Laporan: Elitha Tarigan

BASUKI T PURNAMA/NET

Kawasan Monumen Nasional (Monas) siap-siap dijaga polisi militer dan Garnisun menyusul kasus pembakaran juru parkir oleh oknum TNI, tadi malam (Selasa, 24/6).

"PM dan Garnisun sudah mau bantu kami untuk mengawasi keamanan di kawasan luar dan dalam Monas. Mereka akan berkeliling di enam pintu Monas," ujar Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (25/6).

Ahok mengaku seringkali mendapat informasi  tentang aksi kriminal di area Monas sehingga membuat pengunjung resah. Bahkan ada pedagang kaki lima (PKL) yang memaksa pengunjung membeli air minum yang ternyata diambil dari kran. Selain itu juga Ahok mengingatkan kasus pemerkosaan yang terjadi di area Tugu Monas beberapa waktu lalu.

"Sudah macam-macam lah yang terjadi di Monas. Jadi kalau area seluas 82 hektar ini tidak dijaga dengan ketat, pasti akan terulang lagi terus menerus kasus kriminalitas di Monas," jelasnya.

Nantinya pengelolaan Monas tidak lagi terbagi dalam Taman dan Tugu, tapi dijadikan satu pintu di bawah koordinasi Kepala Unit Pengelola Tugu Monas, Rini Haryani. Dengan begitu, sistem monitoringnya lebih mudah.

"Kita tinggal menunggu verbal untuk menyatukan pengelolaan kawasan Monas ke tangan Bu Rini. Kita mau satu pintu untuk pengelolaan Monas. Verbalnya lagi disusun,"

Terpenting pula, kata Ahok, PM dan Garnisus sudah berjanji mau mengawasi keliling di enam pintu Monas.[wid]

Kolom Komentar