Inilah Trik Pemprov Bersihkan Jakarta dari Pengemis

Rabu, 11 Juni 2014, 11:31 WIB | Laporan: Elitha Tarigan

foto:net

Jelang Ramadhan, Jakarta mulai dipenuhi pengemis. Momen ini seolah berulang setiap tahunnya di ibukota. Bukan apa-apa, biasanya pengemis membludak di masa lebaran untuk mendapatkan uang lebih.

Agar jumlah pengemis dadakan tak bertambah, Pemprov DKI Jakarta memiliki trik khusus. Salah satunya adalah memberlakukan sanksi bila pengemis itu kedapatan kembali ke Jakarta setelah diantar pulang ke kampung halamannya.

"Sudah ada satu formula di Dinas Sosial DKI. Kalau kita tangkap akan kita kembalikan. Saya suruh dia buat perjanjian, kalau dia kembali lagi ke Jakarta maka saya tidak hanya akan kenakan Perda pengemis, tapi sanksi Kuhap Pidana," tegas Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (11/6).

Ahok, biasa dia disapa, mengaku heran dengan sikap keras kepala pengemis yang ada di Jakarta. Dari cara halus sampai kasar yang digunakan tetap tidak mempan membuat mereka kapok. Namun dengan trik ini, ia yakin bisa memberi efek jera bagi pengemis. Denda tindak pidana ringan (tipiring) saja biasanya tak efektif.

"Kita lagi pikir cara buat mengatasi tipiring ini. Cara kasar saja udah. Anda juga, mentang-mentang tipiring, dicuekin seminggu sekali. Kamu bayar orang bisa 100 ribu jualan di sini," tandasnya.[wid]

Kolom Komentar