SBY Berhasil Membuat yang Miskin Semakin Miskin

Kamis, 23 Mei 2013, 15:39 WIB | Laporan:

presiden sby/ist

. Selama memerintah hampir sembilan tahun, SBY telah berhasil menaikkan angka ketimpangan masyarakat. Angka ketimpangan, misalnya terlihat jelas dari angka dari 0,34 persen tahun 2008 menjadi 0,41persen pada tahun 2012.

"Selamat Pak SBY. Anda berhasil membuat yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin," kata anggota Komisi IX dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, dalam surat terbukanya kepada SBY, menanggapi RAPBN 2014, beberapa saat lalu (Kamis, 23/5).

Di awal Reformasi, Rieke merinci, APBN hanya sekitar Rp 300 triliun. Sementara di tahun Tahun 2013, APBN bengkak menjadi Rp 1.657 triliun. Dan di tahun 2014, APBN mau menyentuh angka Rp 1.900 triliun.

"Luar biasa! Pertanyaannya, APBN sebanyak itu untuk siapa? Data BPS 2012 bisa jadi pisau analisis betapa sulitnya kehidupan rakyat," ungkap Rieke.

Rieke mengatakan penghasilan rakyat per bulan sangat lemah, dan ini tergambar jelas dari kemampuan rakyat berbelanja. Sekitar 15 persen rakyat Indonesia, kemampuan belanjanya Rp 1 juta atau lebih per bulan. Sementara itu, ada sekitar 30 persen rakyat yang kemampuan belanjanya hanya Rp dari Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per bulan. Sedangkan mayoritas rakyat, atau sekitar 50 persen, kemampuan belanjanya di bawah Rp 500 ribu per bulan

"Selamat Pak SBY. Dari tahun 2009-2012, total anggaran yg tidak terserap mencapai Rp 180 triliun. Jadi, rata-rata Rp 42 triliun per tahun anggaran tidak terpakai. Celakanya, bersumber dari utang," demikian Rieke. [ysa]
Editor:

Kolom Komentar