Sudah 16 Anggota Polri Meninggal Akibat Pemilu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Kamis, 25 April 2019, 13:55 WIB
Sudah 16 Anggota Polri Meninggal Akibat Pemilu
Brigjen Dedi Prasetyo/Net
rmol news logo Tidak hanya ratusan nyawa KPPS yang hilang akibat Pemilu Serentak 2019, nyawa 16 anggota Polri yang bertugas dalam Pemilu juga ikut melayang.

Update terbaru, satu anggota Polri bernama Bribda Roma juga meninggal dunia akibat kelelahan usai mengamankan rekapitulasi di PPK Kecamatan.

"Gugur di Riau. Yang bersangkutan kelelahan setelah pengamanan di PPK. Kemudian mau kembali untuk mengecek beberapa logistik di PPK, kecelakaan tunggal," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/4).

"Jadi pada saat yang bersangkutan kembali, karena kelelahan langsung jatuh mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia," imbuhnya.

Dedi menyampaikan, anggota yang gugur akan langsung mendapat kenaikan pangkat luar biasa  satu tingkat.

Di sisi lain, untuk mencegah agar tidak lagi ada anggota yang gugur dalam rangka melakukan pengamanan, Polri telah mengeluarkan surat telegram (TR) sehingga diatur jadwal atau shift.

"Waktu-waktu istirahatnya juga harus diperhatikan. Kemudian dari seluruh div dokkes yang ada di polda-polda untuk memberi tambahan asupan vitamin dalam rangka menjaga stamina anggota," pungkas Dedi.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis total petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sakit dan meninggal dunia saat menjalankan tugas di Pemilu serentak 2019.

Petugas KPPS yang sakit berjumlah 883 orang dan yang meninggal dunia berjumlah 144 orang. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA