Pasalnya, saat SBY menjadi ketua umum pada Kongres Luar Biasa yang digelar di Bali akhir Maret 2013 lalu, SBY mengajukan sejumlah syarat, antara lain, dia hanya menjadi ketua umum untuk waktu yang terbatas.
"Jabatan ketua umum ini sifatnya benar-benar sementara dalam proses penyelamatan dan konsolidasi partai. Waktunya paling lama dua tahun. Bahkan kalau dapat, saya mengakhiri segera setalah pemilu selesai. Setelah itu kita jalankan dan laksanakan kongres yang reguler untuk memimpin ketua umum. Saya siap menjalankan tugas ini dalam rentangan waktu 1,2 tahun sampai 2 tahun," ujar SBY dalam rekaman yang dirangkum dan diedarkan di Youtube.
Namun jelang kongres saat ini, nama SBY kembali digadang-gadang untuk memimpin Partai Demokrat untuk periode mendatang, 2015-2020.
"Ini adalah ujian konsistensi SBY," ujar pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago kepada redaksi, Selasa (28/4).
Pangi sangat setuju partai politik tidak lagi tergantung dengan figur sentral, tetapi harus mulai mengungulkan mesin suprastruktur.
"Menurut saya partai yang moderen dan cangih itu memang tidak lagi mengandalkan figur atau sosok tertentu, namun lebih membangun sistem kepartaian yang
automatically, berjalan dengan mesin," sebutnya.
Menurut peneliti IndoStrategi ini, Pilpres 2004 yang mengantar SBY ke kursi RI 1 adalah kemenangan figur, bukan semata-mata karena mesin Partai Demokrat.
Pangi mengungkapkan, sosok SBY pada waktu itu membuat rakyat terhipnotis memilihnya menjadi presiden karena kegantengan dan kelihatan lebih pintar. Begitu juga pemilu 2009, sosok SBY memberi insentif yang luar biasa. Demokrat menjadikan SBY sebagai komoditas politik pendulang suara. Hasilnya Demokrat memenangkan pileg dan pilpres 2009.
"Sosok SBY tsunami demokrat dan mengalahkan dan dominan menang. Menariknya lagi, caleg caleg demokrat yang menjadikan SBY sebagai komoditas politik tiba-tiba bisa menang pemilihan anggota DPRD propinsi dan DPR, dengan menjual foto SBY di spanduk, awalnya tak begitu dikenal, tiba-tiba bisa terpilih karena pada waktu itu hebatnya magnet SBY," katanya.
[rus]
BERITA TERKAIT: