Berita

Ilustrasi. (Foto: Dok. Pribadi)

Finansial

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

MINGGU, 08 NOVEMBER 2026 | 20:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penguatan standar manajemen mutu menjadi salah satu langkah penting menjaga integritas auditor independen di tengah meningkatnya kompleksitas risiko bisnis dan tuntutan transparansi laporan keuangan korporasi.

BDO di Indonesia melalui KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan memperkuat penerapan sistem manajemen mutu dalam setiap perikatan audit sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hasil pemeriksaan dan kepercayaan publik.

Partner Audit KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang dan Rekan, Susanto Bong menegaskan, kualitas dan integritas menjadi fondasi utama dalam memberikan layanan audit dan asurans.


“Kualitas dan integritas adalah fondasi paling mendasar dari seluruh layanan kami di BDO. Dengan menerapkan Standar Manajemen Mutu 1 dan 2 yang proaktif dan terukur, kami memastikan seluruh prosedur audit dijalankan sesuai standar profesional, independen, dan relevan dengan mengelola dan mencapai mutu pada dinamika risiko audit yang semakin kompleks," kata Susanto Bong dalam keterangan tertulis, Minggu, 8 November 2026.

Penerapan standar tersebut mencakup evaluasi tata kelola internal, penegakan kode etik profesi, peninjauan kualitas secara bertahap, serta penguatan skeptisisme profesional di seluruh tim perikatan.

Langkah tersebut juga diarahkan untuk memastikan setiap proses audit berjalan sesuai ketentuan Standar Audit 220 serta memenuhi ekspektasi regulator, investor, dan pemangku kepentingan.

Di tengah meningkatnya kompleksitas dunia usaha, kualitas audit independen menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kredibilitas laporan keuangan dan mendukung kepercayaan pelaku pasar terhadap tata kelola perusahaan.

BDO di Indonesia berharap penguatan sistem manajemen mutu tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas tata kelola korporasi sekaligus memperkuat kredibilitas ekosistem keuangan nasional.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya