Berita

Founder Sinkos Indonesia, Faizal Assegaf. (Foto: RMOL)

Politik

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

MINGGU, 08 NOVEMBER 2026 | 19:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kritikus politik sekaligus Founder Sinkos Indonesia, Faizal Assegaf mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian segera mengundurkan diri dari jabatannya di tengah polemik dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Faizal menilai posisi Tito perlu menjadi perhatian menyusul berkembangnya kasus yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah perwira tinggi Polri tersebut.

Menurut Faizal, Tito memiliki kedekatan politik dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena disebut sebagai bagian dari lingkar inti kekuasaan pemerintahan sebelumnya.


"Sebaiknya Tito Karnavian segera mundur dari jabatan Mendagri. Sebelum minggu depan semuanya menjadi terang. Yang bersangkutan bagian dari lingkar inti Jokowi. Banyak terlibat aneka problem krusial," kata Faizal kepada redaksi, Minggu, 8 November 2026.

Desakan tersebut muncul di tengah penyidikan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Prabowo dan sejumlah tokoh negara. Perkara ini menjadi sorotan setelah Bareskrim Polri menetapkan empat perwira tinggi Polri sebagai tersangka, termasuk mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Nama Tito sendiri sempat menjadi perbincangan di media sosial setelah muncul kabar mengenai dugaan pemeriksaan terhadap dua mantan Kapolri, yakni Tito Karnavian dan Idham Azis dalam perkara tersebut.

Namun, Kepala Bareskrim Polri Komjen Asep Safrudin telah membantah kabar pemeriksaan maupun penetapan tersangka terhadap Tito dan Idham Azis. "Infonya tidak benar," tegas Asep, Minggu, 8 November 2026.

Di sisi lain, pemerintah sebelumnya menegaskan bahwa kasus dugaan penyadapan terhadap Prabowo harus diproses secara objektif dan transparan. Presiden Prabowo bahkan telah memberhentikan Listyo Sigit dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan setelah namanya terseret dalam perkara tersebut.

Faizal memandang perkembangan kasus ini perlu menjadi momentum untuk menelusuri lebih jauh relasi kekuasaan dan pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan berbagai persoalan di lingkungan pemerintahan sebelumnya.

Ia juga meminta agar posisi Tito sebagai Mendagri tidak dipandang terpisah dari dinamika politik yang tengah berkembang.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan atau bukti resmi yang mengaitkan Tito Karnavian dengan tindak pidana penyadapan tersebut.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya