Berita

Proses evakuasi Helikopter Pemadam Karhutla BNPB yang jatuh di Sungai Barito. (Foto: Humas BNPB)

Nusantara

Ini Identitas Tiga Kru Helikopter Pemadam Karhutla BNPB yang Selamat Usai Jatuh di Sungai Barito

MINGGU, 08 NOVEMBER 2026 | 14:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tiga kru helikopter jenis Super Puma dengan nomor registrasi VH-HGM yang jatuh di Sungai Barito, Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel), berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, Minggu, 8 November 2026.

Ketiga kru tersebut masing-masing bernama Michael John Betterridge berkewarganegaraan Australia, Hugh Andrew John Page berkewarganegaraan Selandia Baru, serta Yayan dari Indonesia.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton SP Panjaitan mengatakan, berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, helikopter tersebut jatuh sekitar pukul 11.58 WITA.


"3 orang kru berhasil dievakuasi dan unit heli sudah dievakuasi ke pinggir sungai," kata Berton saat dikonfirmasi RMOL, Minggu siang, 8 November 2026.

Helikopter Super Puma dengan registrasi VH-HGM itu sebelumnya tengah menjalankan operasi pengeboman air atau water bombing untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berton menjelaskan, helikopter tersebut mengalami insiden saat bermanuver setelah mengambil air menggunakan bambi bucket di Sungai Barito.

Helikopter jenis Eurocopter EC225LP Super Puma tersebut merupakan armada milik swasta yang dikontrak BNPB untuk mendukung operasi pemadaman karhutla.

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi telah menerima laporan pendahuluan mengenai insiden tersebut. Sementara itu, laporan lengkap mengenai kronologi dan penyebab kecelakaan masih disusun untuk disampaikan kepada publik dan pihak berwenang.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya