Berita

Al Aqsha Travel menggelar Akademi Marketing Haji 2026. (Foto: istimewa)

Nusantara

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

MINGGU, 08 NOVEMBER 2026 | 14:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Al Aqsha Travel menggelar Akademi Marketing Haji 2026 untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para mitra pemasaran dalam menawarkan layanan ibadah haji khusus.

Kegiatan perdana yang berlangsung di kawasan Tebet, Jakarta Selatan ini menjadi wadah pembekalan bagi para mitra agar lebih memahami industri perjalanan haji, mulai dari karakteristik produk, mekanisme pendaftaran hingga pelayanan jemaah.

Direktur Al Aqsha Jisru Dakwah, Christ Maharani Handayani, mengatakan program tersebut lebih mengutamakan edukasi mengenai perbedaan penyelenggaraan haji khusus dan haji reguler.


“Fokus kami lebih kepada edukasi kepada teman-teman mitra dan marketing bahwa haji khusus itu berbeda dengan haji reguler. Perbedaannya perlu dijelaskan secara menyeluruh agar mereka benar-benar memahami produk yang ditawarkan dan bisa memberikan informasi yang benar kepada calon jemaah,” ujar Christ dikutip Minggu, 8 November 2026.

Menurutnya, tenaga pemasaran memiliki peran penting sebagai penghubung antara penyelenggara perjalanan ibadah dan masyarakat. Karena itu, mereka harus memiliki kemampuan komunikasi, penguasaan informasi, serta memahami prosedur penyelenggaraan haji.

Melihat respons positif pada pelaksanaan perdana, Al Aqsha Travel berencana menggelar akademi tersebut secara rutin setiap Rabu di kantor Edi Peni Travel atau Al Aqsha Jisru Dakwah.

Christ berharap program ini dapat melahirkan tenaga pemasaran yang profesional, kompeten, dan amanah. Dengan begitu, mitra tidak hanya membantu mengembangkan bisnis, tetapi juga memberikan edukasi yang benar dan membangun kepercayaan calon jemaah.

Al Aqsha Travel juga menawarkan program apresiasi bagi mitra pemasaran melalui program bertajuk “Daftar 10 Bisa Haji”. Mitra yang berhasil mendaftarkan 10 jemaah haji khusus berkesempatan mendapatkan bonus berupa porsi haji untuk dirinya sendiri.

“Kalau mitra marketing berhasil mendapatkan 10 jemaah, mereka bisa memperoleh bonus berupa porsi haji. Tetapi kalau tidak ingin mengambil porsi haji, tersedia alternatif fee marketing sebesar 1.500 dolar AS yang dapat diambil secara tunai setelah jemaah yang didaftarkan menyelesaikan pelunasannya,” ujar Christ lagi. 

Ia menjelaskan, mitra dapat memilih bentuk apresiasi yang diinginkan, yakni bonus porsi haji atau fee marketing sebesar 1.500 dolar AS sesuai ketentuan perusahaan. Christ menambahkan, program tersebut mendapat respons positif saat diperkenalkan kepada peserta Akademi Marketing Haji 2026.

Melalui program ini, Al Aqsha Travel berharap semakin banyak mitra bergabung dan memperluas jaringan pemasaran haji khusus. Seluruh pemberian bonus tetap mengacu pada persyaratan dan ketentuan tertulis perusahaan.


Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya