Berita

Resital musik dan pameran fotografi amal bertajuk “Harmoni untuk Nusantara-Untaian Karya dalam Nada dan Lensa” yang digelar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia Cabang Jakarta Raya (Papdi Jaya). (Foto: Istimewa)

Nusantara

Papdi Jaya Galang Aksi Sosial Lewat Resital Musik dan Pameran Foto

MINGGU, 08 NOVEMBER 2026 | 10:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia Cabang Jakarta Raya (Papdi Jaya) memadukan musik dan fotografi sebagai sarana berbagi kepedulian sosial. 

Melalui resital musik dan pameran fotografi amal bertajuk “Harmoni untuk Nusantara-Untaian Karya dalam Nada dan Lensa”, para dokter menggalang kontribusi untuk mendukung program pengabdian masyarakat.

Kegiatan yang digelar beberapa waktu lalu di Usmar Ismail Hall, Jakarta Selatan, ini menghadirkan pertunjukan musik lintas genre, pameran fotografi, serta seni tari tradisional.


Ketua Papdi Jaya, dr. Muhadi, Sp.PD, K-Kv, FINASIM, M.Epid, mengatakan pengabdian dokter tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan medis, tetapi juga kepedulian terhadap sesama.

“Sebagai dokter, kita terbiasa menyentuh kehidupan melalui pelayanan dan tindakan medis. Namun, kepedulian dapat hadir dalam berbagai bentuk. Melalui musik dan fotografi, kita ingin berbagi kehangatan, menumbuhkan empati, dan mengajak lebih banyak orang untuk turut berkontribusi bagi sesama,” ujar Muhadi, dikutip Minggu, 8 November 2026.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 25 foto karya dokter spesialis penyakit dalam dipamerkan. Karya-karya itu mengangkat keindahan alam dan keragaman budaya Indonesia. Foto-foto tersebut juga masih dapat dibeli melalui laman mobile.jimdace.id.

Sementara itu, resital musik menghadirkan beragam genre, mulai dari klasik, akustik, pop, jazz, soul hingga musik tradisional Indonesia. Sejumlah alat musik yang ditampilkan antara lain piano, biola, cello, gitar, saksofon, flute, klarinet, drum hingga gamelan Bali.

Pertunjukan turut dimeriahkan tarian Betawi Nandak Ganjen dan cuplikan tari Bali Legong Bapang.

Ketua Pelaksana, dr. Anastasia Asylia Dinakrisma, SpPD, K-Ger, FINASIM, mengatakan kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi antara dokter, berbagai profesi, mitra, serta masyarakat.

Seluruh keuntungan yang diperoleh dari kegiatan tersebut akan didedikasikan untuk mendukung program pengabdian sosial Papdi Jaya.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Papdi Jaya yang telah berlangsung sejak 2024. Pada dua penyelenggaraan sebelumnya, hasil kegiatan disalurkan melalui donasi, pelatihan caregiver, dan bakti sosial di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, Jakarta Selatan.

Melalui kegiatan ini, Papdi Jaya ingin memperluas kontribusi para dokter, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga melalui kegiatan seni dan kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya