Berita

Direktur Utama PT Bayan Resources Tbk, Dato' Dr. Low Tuck Kwong. (Foto: istimewa)

Bursa

Penjualan Saham Bayan ke Haji Isam Murni Bisnis Tanpa Tekanan

MINGGU, 08 NOVEMBER 2026 | 09:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Direktur Utama PT Bayan Resources Tbk, Dato' Dr. Low Tuck Kwong, membenarkan penjualan 30,25 persen saham Bayan Resources kepada PT Jhonlin Baratama milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. Transaksi sebanyak 10,084 miliar saham tersebut ditegaskan sebagai murni urusan bisnis, tanpa tekanan dari pihak mana pun.

Penegasan itu disampaikan Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, yang mewakili Low Tuck Kwong, saat menghadiri acara BayRun for Charity di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu, 8 November 2026.

“Low Tuck Kwong membenarkan BYAN secara nyata menjual saham ke Haji Isam murni bisnis dan dilakukan transparan serta tidak ada tekanan apapun,” kata Merlin.


Ia mengatakan, kedua pihak berharap kerja sama tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.

“Harapan kedua belah pihak baik Dato (Direktur Utama PT Bayan Resources Tbk, Dato' Dr. Low Tuck Kwong) dan juga Pak Haji bersama-sama terus membawa hal yang positif untuk Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bayan Resources mengungkapkan rencana pengalihan saham melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 17 November 2026.

Dalam pengumuman tersebut, Low Tuck Kwong dan anaknya, Elaine Low, menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat atau Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement dengan PT Jhonlin Baratama pada 16 September 2026.

Perjanjian itu mencakup rencana pengalihan 10.000.000.500 saham biasa Bayan Resources. Penyelesaian transaksi bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya