Berita

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. (Foto: Istimewa)

Politik

Bahlil Sebut Asing Sudah Mulai Masuk: Kita Jangan Terprovokasi

SABTU, 07 NOVEMBER 2026 | 22:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh kader dan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya mengganggu situasi politik nasional. Sebab, belakangan terdeteksi adanya pihak asing yang mulai masuk.

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam acara pelantikan DPD Partai Golkar Maluku, Sabtu, 7 November 2026.

"Hati-hati kita jangan terprovokasi. Asing sudah mulai masuk," kata Bahlil.


Bahlil lantas mengaitkan situasi tersebut dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang tengah dijalankannya, khususnya terkait pengelolaan ekspor dan penguatan peran daerah dalam perekonomian nasional.

Ia menyebut kebijakan ekspor satu pintu sebagai bagian dari upaya menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 sekaligus memberikan ruang lebih besar kepada masyarakat daerah.

"Saya salah satu yang memang menjalankan apa yang menjadi pikiran besar Bapak Presiden Prabowo. Ekspor tidak boleh lagi, kalau mau ekspor ke Cina ya ke Cina langsung, tidak boleh ke negara lain, ekspor satu pintu, dan semua kita bikin di pasal 33/1945, berikan ruang kepada orang-orang daerah," ujarnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu mengaku belakangan menerima banyak pesan melalui WhatsApp yang menurutnya bernada ancaman maupun tekanan.

Namun, Bahlil menegaskan tidak gentar menghadapi tekanan tersebut. Ia mengaku sudah terbiasa menghadapi kesulitan sejak masih muda.

"Jadi ini banyak yang sakit perut. Banyak yang sakit perut. WA ke saya itu banyak sekali. Ada semacam nada sedikit, ada ancam-ancam dikit, ada gini-gini dikit, dalam hati saya, saya ini besar di terminal 5 tahun," ungkapnya.

Ia juga menceritakan pengalaman hidupnya yang harus berjuang sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

"Saya ini bukan lahir di ruangan AC. Saya ini sejak SMP kelas 1 sudah tahu bagaimana cara hidup susah di terminal. Jadi jangan lagi ajarin saya kesusahan. Yang kalian ajarin saya adalah kesenangan, bukan kesusahan. Kalau susah saya ajarin kalian" tuturnya.

Bahlil menegaskan tidak akan mundur menghadapi pihak-pihak yang mencoba memberikan tekanan maupun mengganggu langkah politik dan kebijakan yang sedang dijalankannya.

"Jadi orang-orang kayak begini, saya sudah tahu, saya akan hadapi. Jangankan di lubang batu, lubang semut pun saya kejar, saya cari mereka," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya