Berita

Menteri ESDM sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, meresmikan sambungan listrik di Dusun Prau Bosok, Karawang 15 November 2026 (Foto: Istimewa)

Energi

Pemerintah Hadirkan Listrik hingga ke Dusun di Karawang

JUMAT, 06 NOVEMBER 2026 | 17:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menikmati aliran listrik di rumah mungkin sudah menjadi hal yang biasa bagi sebagian besar masyarakat. Namun, bagi warga di dusun-dusun terpencil, aliran listrik mandiri adalah impian yang baru saja menjadi nyata.

Inilah yang dirasakan warga Dusun Prau Bosok, Desa Muara Baru, Kabupaten Karawang. Masyarakat menyambut gembira dengan senyum syukur tatkala Menteri ESDM sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, meresmikan sambungan listrik gratis di wilayah mereka pada Kamis 15 November 2026.

Bagi Bahlil, apa yang dilakukan pemerintah ini bukan sekadar memasang kabel atau menyalakan lampu, melainkan wujud nyata dari keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


"Jadi itu yang pemerintah lakukan, agar semua desa dan dusun wajib untuk mereka mendapatkan hak yang sama, yaitu manfaat pelayanan daripada listrik. Dan listrik ini keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tegas Bahlil, dalam pernyataannya, dikutip redaksi, Jumat 6 November 2026 .

Perluasan akses ini ditopang oleh dua program utama yang saling terikat: Program Listrik Desa (Lisdes) untuk merentangkan jaringan kabel hingga ke pelosok, serta Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi rumah tangga kurang mampu. Melalui BPBL, warga tak hanya mendapat instalasi rumah dan Sertifikat Laik Operasi (SLO), tetapi juga daya 900 VA gratis lengkap dengan token perdana senilai Rp100.000.

Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, Edwin Nugraha Putra, menegaskan kesiapan institusinya untuk menuntaskan amanah negara ini.

“PLN siap menjalankan amanah pemerintah untuk menghadirkan listrik hingga ke dusun-dusun yang belum terjangkau. Kami terus membangun jaringan dan gardu distribusi agar masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang layak,” ujar Edwin.

Sepanjang tahun 2025, PLN telah mengalirkan energi ke 210 titik di Jawa Barat lewat pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 46,82 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 182,78 kms, serta gardu distribusi berkapasitas total 3.700 kVA yang merangkul 6.392 pelanggan. Khusus di Dusun Prau Bosok sendiri, berdiri JTM 0,549 kms, JTR 0,91 kms, dan gardu 50 kVA demi menerangi 62 calon pelanggan rumah tangga.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menjelaskan bahwa pemetaan matang terus dilakukan agar infrastruktur yang dibangun benar-benar tepat sasaran.

“Melalui program Lisdes, kami terus memperluas jaringan listrik hingga ke pelosok dusun. Infrastruktur yang telah dibangun juga kami optimalkan untuk mendukung penyambungan listrik melalui program BPBL, sehingga masyarakat yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik sendiri dapat menikmati layanan listrik secara langsung, aman, dan andal,” tutur Joharifin.

Dampak nyata dari kehadiran listrik ini dirasakan langsung oleh Ono Taryono, warga setempat. Sebelum ada bantuan ini, ia terpaksa menumpang aliran listrik dari rumah tetangga dengan batasan waktu yang sempit.

“Dulu saya menumpang listrik ke tetangga. Listriknya hanya bisa digunakan mulai pukul 18.00 hingga pagi hari,” kenang Ono.

Aliran listrik tak hanya membuat aktivitas rumah tangga menjadi jauh lebih mudah, aliran listrik mandiri ini juga membawa ketenangan bagi masa depan anak-anaknya.

“Sebelum ada listrik sendiri, anak-anak kesulitan belajar karena kondisi gelap dan mereka juga takut. Sekarang, dengan adanya listrik di rumah, mereka bisa belajar dengan lebih nyaman,” pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya