Berita

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan (Foto: Dokumen Pribadi)

Politik

Soal Isu Dasco Wapres, Tamil: Beliau Paling Ikhlas dan Tidak Punya Ambisi Jabatan

JUMAT, 06 NOVEMBER 2026 | 08:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komunikolog Politik dan Hukum Nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil menilai Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad merupakan sosok yang tidak memiliki ambisi mengejar jabatan politik. Dasco justru dinilai sebagai figur yang ikhlas menjaga stabilitas bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Tamil merespons isu yang menyebut Dasco berpeluang menjadi Wakil Presiden (Wapres) di tengah dinamika politik nasional.

Menurut Tamil, rekam jejak Dasco menunjukkan bahwa dirinya tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan politik. Salah satunya ketika Dasco memberikan keyakinan terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.


Saat itu, Dasco secara terbuka menyatakan siap mundur apabila RUU Perampasan Aset tidak disahkan.

"Pak Dasco itu adalah orang yang paling ikhlas menjaga stabilitas bangsa ini, beliau tidak punya ambisi soal jabatan," kata Tamil kepada RMOL, Jumat, 6 November 2026.

Tamil juga menyoroti posisi Dasco yang hingga saat ini tetap menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI. Padahal, menurutnya, peluang untuk menduduki posisi menteri koordinator maupun jabatan strategis lainnya terbuka lebar.

Namun, Dasco dinilai tidak menunjukkan ambisi untuk mengejar jabatan tersebut.

Atas dasar itu, Tamil menilai isu Dasco akan menjadi Wapres hanya merupakan bagian dari pola adu domba politik sekaligus pengalihan isu.

"Jadi, isu Pak Dasco mau jadi wapres itu hanya pola adu domba politik dan pengalihan isu," tegasnya.

Lebih lanjut, Tamil meminta publik tidak terjebak dalam polemik mengenai isu jabatan tersebut. Ia justru mengajak masyarakat untuk mencermati dugaan percobaan makar yang menurutnya perlu diusut hingga tuntas.

"Kita fokus pada Percobaan Makar ini, tilik sampai dalam, bungkus aktor intelektual yang selalu membuat gaduh bangsa ini," pungkas Tamil.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya