Berita

Ilustrasi

Bursa

Tekanan Sektor Teknologi dan Dinamika Politik AS Guncang Bursa Saham Eropa

JUMAT, 06 NOVEMBER 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa bergerak melemah pada penutupan perdagangan Kamis 5 November 2026, terseret oleh aksi jual masif di sektor teknologi serta kekhawatiran baru seputar kebijakan politik global dan domestik. 

Investor menghadapi tekanan ganda dari rotasi global keluar dari aset berbasis kecerdasan buatan (AI) serta sentimen dari perpolitikan Amerika Serikat dan dinamika suku bunga regional.

Sentimen negatif di bursa Eropa dipicu oleh penurunan tajam pada saham-saham teknologi yang anjlok lebih dari 4 persen. Pergerakan ini merupakan dampak dari rotasi global setelah kemenangan Partai Demokrat di kedua kamar Kongres AS.


Pelaku pasar khawatir bahwa pengawasan yang lebih ketat serta regulasi baru terhadap proyek pusat data di AS dapat menghambat ekspansi infrastruktur dan menekan permintaan semikonduktor global.

Saham ASML Holding merosot 7 persen, STMicroelectronics di bursa Prancis ikut jatuh 9,3 persen.

Di Jerman, Deutsche Telekom melemah hampir 2 persen setelah mengumumkan program pembelian kembali saham senilai 2 miliar Euro yang berada di bawah ekspektasi pasar.

Selain itu, Rheinmetall mengalami koreksi terdalam hingga lebih dari 16 persen setelah memangkas proyeksi kinerja setahun penuh.

Pergerakan bursa utama di kawasan memperlihatkan respons yang beragam terhadap kombinasi faktor domestik dan internasional:

Indeks Euro Stoxx 50 terkoreksi 0,9 persen dan Stoxx 600 melemah 0,4 persen akibat tekanan teknologi yang meluas.

CAC 40 Prancis sempat mencatat kenaikan tipis 0,3 persen dan ditutup di level 8.205, meski sebagian besar penguatannya terpangkas oleh kejatuhan saham teknologi. Di sisi lain, kemenangan Partai Demokrat di AS dipandang memperkuat posisi politik untuk menentang kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Perusahaan barang mewah menunjukkan ketahanan, seperti Hermès yang naik 1,1 persen dan LVMH yang menguat 0,6 persen. 

FTSE 100 di Inggris turun 0,5 persen, terutama tertekan oleh sektor pertahanan dan perbankan. Saham pertahanan seperti BAE Systems anjlok lebih dari 5 persen, sementara sektor perbankan seperti NatWest turun 4 persen serta Barclays dan Standard Chartered melemah lebih dari 2 persen.

Di pasar komoditas, harga tembaga mengalami kejatuhan akibat kekhawatiran melemahnya permintaan yang berkaitan dengan sektor AI. Hal ini menyeret saham pertambangan seperti Antofagasta turun 3,5 persen dan Anglo American melemah hampir 3 persen. 

Sementara itu, dari Inggris, investor mencermati langkah Bank of England yang menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun. Gubernur Andrew Bailey memperingatkan bahwa pengetatan lanjutan mungkin masih diperlukan guna meredam tekanan ekonomi kecuali konflik di Iran mereda.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya