Berita

Keiatan Pelatihan Wartawan Semester II 2026 bertema "Penguatan Ekonomi Regional untuk Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional" di Sabang. (Foto: RMOL)

Finansial

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 15:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemulihan pascabencana hidrometeorologi menjadi salah satu faktor penting yang menentukan laju pertumbuhan ekonomi Aceh pada 2026. 

Meski pertumbuhan ekonomi masih relatif terjaga, dampak bencana terhadap aktivitas usaha, sektor pertanian, hingga penyerapan tenaga kerja menjadi tantangan yang harus segera diatasi.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini mengatakan, pertumbuhan ekonomi Aceh pada triwulan II 2026 tercatat sebesar 4,86 persen. Angka tersebut dinilai relatif baik di tengah berbagai tantangan ekonomi, meskipun belum mampu menembus pertumbuhan 5 persen.


"Ekonomi Aceh bergantung pada sinergi pusat dan daerah untuk pemulihan pascabencana," ujar Agus dalam kegiatan Pelatihan Wartawan Semester II 2026 bertema "Penguatan Ekonomi Regional untuk Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional" di Sabang, Aceh, Kamis, 5 November 2026.

Menurutnya, bencana tidak hanya berdampak terhadap infrastruktur, tetapi juga memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah UMKM terpaksa menutup usaha, sementara petani kehilangan pekerjaan dan harus beralih menjadi pekerja serabutan.

Meski demikian, Agus menyebut sektor UMKM masih menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan dua digit atau sekitar 11 persen. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Aceh sepanjang 2026 berada pada kisaran 4,6 hingga 5,1 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Agus optimistis perekonomian Aceh tetap stabil meskipun pertumbuhannya belum menunjukkan peningkatan signifikan. Pasalnya, saat ini pemerintah masih berfokus pada rehabilitasi dan pemulihan wilayah terdampak bencana.

Di sisi lain, tekanan inflasi masih menjadi perhatian. Inflasi Aceh pada 2026 tercatat sebesar 5,05 persen secara tahunan, sementara inflasi bulanan (month to month/mtm) mencapai 0,13 persen.

Bahkan, Aceh tercatat sebagai provinsi dengan inflasi tertinggi di Sumatera. Komoditas pangan seperti cabai, beras, tomat, dan ikan bandeng menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi kenaikan harga.

Agus menjelaskan, meskipun Aceh merupakan salah satu daerah produsen cabai, ketidaktersediaan pasokan pada waktu tertentu dapat memicu lonjakan harga.

"Kita produsen cabai, tapi ketika tidak ada, inflasi tinggi kita," ungkapnya.

Untuk 2026, BI memproyeksikan inflasi Aceh berada pada rentang 1,94 hingga 3,14 persen secara tahunan.

Dalam mendukung pemulihan ekonomi, BI Aceh juga menyiapkan sejumlah program unggulan. Salah satunya program championship berupa percontohan revitalisasi lahan pertanian terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

Selain itu, BI turut menghubungkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan UMKM binaan agar pelaku usaha lokal mendapatkan akses pasar yang lebih luas. Edukasi dan pemberdayaan masyarakat serta lingkungan juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemulihan ekonomi pascabencana.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya