Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bursa

Harga Minyak Anjlok Tajam, Brent Jatuh ke 93 Dolar AS

KAMIS, 05 NOVEMBER 2026 | 10:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harapan berakhirnya perang Amerika Serikat (AS)-Iran mulai mengubah arah pasar energi dunia.
Setelah konflik di Timur Tengah mendorong harga minyak melonjak, hasil pemilihan paruh waktu AS kini memicu optimisme bahwa ketegangan kedua negara bisa mereda dan pasokan minyak kembali lebih lancar.
Pada perdagangan awal Kamis, 5 November 2026, harga minyak mentah brent berada di kisaran 93,50 Dolar AS per barel, mendekati level terendah pada perdagangan sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan perubahan sikap investor yang mulai memperhitungkan kemungkinan konflik AS-Iran tidak akan semakin meluas.

Sehari sebelumnya, brent turun hampir 9 persen hingga jatuh di bawah 100 Dolar AS per barel. Sepanjang pekan ini, Brent bahkan sudah kehilangan sekitar 20 persen nilainya. Jika tren tersebut bertahan hingga penutupan Jumat, penurunan mingguan ini akan menjadi yang terbesar sejak April 2020.


Hasil pemilihan paruh waktu AS turut menjadi pemicu perubahan sentimen tersebut. Kemenangan Partai Demokrat di sejumlah wilayah dipandang pasar sebagai tekanan politik bagi Presiden Donald Trump untuk menghindari eskalasi perang dengan Iran, terutama karena konflik di Timur Tengah telah ikut mendorong kenaikan harga energi.

Trump pada Rabu mengakui perang tersebut turut berperan dalam kekalahan Partai Republik. Wakil Presiden JD Vance bahkan secara terbuka menuliskan di media sosial X, "Alasan kami kalah adalah perang."

Jika ketegangan AS-Iran mereda, risiko gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah berpotensi berkurang. Kondisi ini dapat memberikan ruang bagi harga minyak untuk turun lebih jauh, sekaligus membantu meredakan tekanan inflasi di berbagai negara.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya