Pembekalan keterampilan dan pengenalan peluang usaha menjadi bagian dari kegiatan Latihan dan Keterampilan (Latram) Polda Riau 2026 (Foto: Asabri)
Masa pensiun menjadi fase penting yang perlu dipersiapkan, bukan hanya dari sisi finansial, tetapi juga kemampuan untuk tetap produktif dan mandiri secara ekonomi.
Karena itu, pembekalan keterampilan dan pengenalan peluang usaha menjadi bagian dari kegiatan Latihan dan Keterampilan (Latram) Polda Riau 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Polda Riau dan Kawasan Tabung Harmoni Hijau, Rumbai, Pekanbaru, tersebut diikuti lebih dari 100 personel Polri dari 15 satuan kerja dan wilayah di lingkungan Polda Riau, mulai dari Pekanbaru hingga Bengkalis.
Dalam kegiatan ini, Asabri Kantor Cabang Pekanbaru bersama Bank BRI, Bank BTN, dan Polda Riau memberikan pembekalan untuk membantu personel mempersiapkan kehidupan setelah masa kedinasan berakhir.
Pada hari pertama, Asabri menyampaikan sosialisasi mengenai program, hak, dan manfaat yang dapat diterima peserta ketika memasuki masa purnabakti.
Pemahaman tersebut diharapkan membantu anggota Polri merencanakan kebutuhan finansial dan kehidupan setelah pensiun secara lebih terukur.
Pembekalan juga mencakup pengenalan berbagai keterampilan yang berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan produktif, antara lain pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan. Berbagai bidang tersebut dapat menjadi alternatif aktivitas ekonomi bagi personel setelah tidak lagi bertugas, sekaligus membuka peluang memperoleh penghasilan tambahan.
Kapolda Riau, Irjen Pol. Arman Achdiat, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa berakhirnya masa kedinasan tidak seharusnya menghentikan kontribusi seseorang kepada masyarakat.
“Berakhirnya masa dinas bukan berarti berakhirnya pengabdian. Status dinas boleh berakhir, tapi kehormatan dan nilai pengabdian harus tetap hidup di tengah masyarakat. Siap mandiri, siap berkarya, dan mengabdi untuk masyarakat,” ujarnya, dalam keterangan yang dikutip Rabu 4 November 2026.
Latram juga memberikan pendampingan kewirausahaan agar anggota Polri dapat mengenali potensi diri dan mempersiapkan aktivitas ekonomi setelah pensiun.
Kepala Kantor Cabang Asabri Pekanbaru, Dodi Rahalian, mengatakan persiapan sejak dini diperlukan agar peserta tidak hanya memahami hak yang akan diterima, tetapi juga memiliki gambaran mengenai kegiatan produktif yang dapat dijalankan setelah masa dinas berakhir.
“Persiapan menghadapi masa purna tugas merupakan hal penting agar para peserta memiliki gambaran mengenai aktivitas yang dapat dijalani setelah masa dinas berakhir. Melalui Kegiatan Latram ini, kami berharap para peserta dapat memahami setiap hak dan manfaat program ASABRI yang dapat diperoleh, mengenali potensi diri serta memperoleh wawasan dan keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi kegiatan produktif, sehingga tetap mandiri dan berdaya di tengah masyarakat,” katanya.
Dari sisi peserta, pemahaman mengenai hak dan manfaat selama masa pensiun juga dinilai penting untuk memberikan kepastian dalam merencanakan kehidupan bersama keluarga.
AKBP Muhammad Idris, KBO Ditpamobvit Polda Riau, mengapresiasi pembekalan yang diberikan Asabri Kancab Pekanbaru karena membantu anggota memahami hak-hak yang akan diterima ketika memasuki masa purnabakti.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Asabri yang telah memberikan pembekalan dalam kegiatan Latram Polda Riau 2026. Informasi yang disampaikan memberikan pemahaman dan ketenangan bagi kami dalam mempersiapkan masa purnabakti, khususnya terkait hak-hak yang perlu diketahui. Kami berharap pembekalan ini dapat memberikan manfaat bagi anggota Polri beserta keluarga dalam menghadapi masa purnabakti,” tegasnya.
Sebagai BUMN yang mengelola asuransi sosial bagi prajurit TNI, anggota Polri, serta ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri, Asabri memiliki peran dalam memberikan perlindungan dan manfaat kepada pesertanya.
Kepala Bidang Komunikasi Korporasi Asabri, Kartika Rahmadayanti, mengatakan persiapan memasuki masa purnabakti perlu dilihat sebagai upaya membuka peluang baru bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan dan tetap berkontribusi secara ekonomi maupun sosial.
“Bagi Asabri, fase peserta Asabri aktif mempersiapkan dan memasuki masa purna tugasnya nanti merupakan fase baru yang menghadirkan kesempatan untuk mengembangkan potensi dan menjalani aktivitas yang bermakna serta. Untuk itu, kami berharap melalui kolaborasi ini, para peserta dapat melihat masa purna tugas dengan perspektif yang lebih luas, tidak hanya sebagai berakhirnya masa kedinasan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk terus berkarya.” ujarnya.
Melalui Latram Polda Riau 2026, pembekalan mengenai manfaat asuransi sosial dan keterampilan usaha diarahkan untuk membantu personel menghadapi perubahan kondisi ekonomi setelah pensiun.