Berita

Konser Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia. (Foto: Istimewa)

Politik

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

JUMAT, 30 OKTOBER 2026 | 08:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah didesak untuk membatalkan rencana penyelenggaraan konser penyanyi asal Italia, Andrea Bocelli, di Indonesia.

Desakan ini disampaikan Anggota Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia DPR RI, Mardani Ali Sera, untuk menjaga konsistensi sikap dan komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

"Pemerintah beserta seluruh jajarannya perlu mempertimbangkan aspirasi dari masyarakat. Kita tahu pemerintah dan Presiden kita (Prabowo) amat sangat mendukung kemerdekaan Palestina," ujar Mardani, dikutip Jumat, 30 Oktober 2026.


Penolakan ini didasari atas dokumen rekaman jejak tahun 2010 yang menunjukkan keterlibatan Andrea Bocelli dalam aksi penggalangan dana yang diselenggarakan oleh Friends of Israel Defense Forces (FIDF) untuk mendukung tentara Zionis.

Anggota Komisi II DPR ini menegaskan bahwa memberi ruang bagi figur atau seniman yang mendukung militer Israel yang hingga saat ini masih melakukan tindakan genosida di Palestina, sangat bertentangan dengan amanat konstitusi Indonesia yang menolak segala bentuk penjajahan.

Menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, opsi terbaik bagi pemerintah adalah membatalkan gelaran konser atau menuntut pernyataan sikap resmi dari sang musisi sebelum tampil di Indonesia. 

"Sebaiknya dibatalkan, atau ada pernyataan langsung dari Andrea Bocelli bahwa dia menyesal dan tidak akan mendukung Zionis melakukan genosida lagi," tegas Mardani.



Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya