Berita

Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Pemerintahan

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

JUMAT, 30 OKTOBER 2026 | 00:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menuding media memelintir pernyataannya soal rencana pemerintah memberikan telepon seluler (HP) kepada masyarakat.

Hashim menegaskan, dirinya tidak pernah menjanjikan pembagian HP gratis kepada setiap warga negara. Ia meminta awak media berhati-hati dalam mengutip pernyataannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

"Bukan HP gratis. Saya dikutip bahwa setiap warga akan dapat HP gratis, bukan, bukan, hati-hati dengan media sosial," kata Hashim dalam acara Rapimnas Kadin, Jakarta, Kamis 29 Oktober 2026.


Adik Presiden Prabowo Subianto itu juga mengingatkan wartawan agar tidak membingkai pernyataannya secara keliru.

"Media hati-hati, mohon ya kawan-kawan media, tolong ya, jangan pernyataan saya di-framing atau dipelintir," tegasnya.

Sebelumnya, dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa 13 Oktober 2026, Hashim menyebut pemerintah akan memberikan HP yang dilengkapi rekening digital kepada setiap warga negara yang belum memiliki rekening.

"Setiap warga negara akan diberi handphone dengan akun digital, semua dana akan ada di sana, akan dikirim ke akun individu handphone mereka, dan di situlah pemerintah berharap mendapatkan lebih banyak pendapatan," ujar Hashim kala itu.

Hashim menjelaskan, sistem rekening digital tersebut diarahkan untuk mendorong digitalisasi ekonomi. Melalui sistem itu, penyaluran bantuan sosial dan dana lainnya dapat dilakukan langsung ke akun digital masyarakat.

Digitalisasi transaksi juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan sekaligus meningkatkan penerimaan negara.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya