Berita

Penandatanganan Nota Kesepahaman penyediaan tenaga listrik untuk kegiatan usaha Telkom Group. (Foto: Istimewa)

Energi

Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 21:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT PLN (Persero) mendukung penguatan ekosistem digital nasional melalui kolaborasi dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan BPI Danantara untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital, termasuk pusat data (data center) berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). 

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PLN dan Telkom mengenai kerja sama penyediaan tenaga listrik untuk kegiatan usaha Telkom Group, yang berlangsung di Jakarta, Selasa 27 Oktober 2026.

Kerja sama ini menjadi langkah untuk menyelaraskan kebutuhan infrastruktur digital dengan kesiapan pasokan listrik dan jaringan ketenagalistrikan. 


Ruang lingkup kolaborasi mencakup penyediaan tenaga listrik, produk layanan prioritas, pemanfaatan energi bersih (green energy), serta layanan di luar penjualan tenaga listrik (beyond kWh) untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis Telkom Group.

Kolaborasi tersebut diumumkan dalam rangkaian acara Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta. Forum ini mempertemukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemimpin teknologi, mitra strategis, investor, dan pemangku kepentingan untuk mendorong penerapan teknologi, kolaborasi lintas sektor, serta peluang investasi. Infrastruktur digital dan telekomunikasi berbasis AI menjadi salah satu fokus pembahasannya.

Managing Director of Strategic Technology Initiatives Danantara Indonesia, Irwan Rei mengatakan Danantara terus mendorong pengembangan infrastruktur AI nasional melalui kolaborasi lintas sektor yang mengintegrasikan peran BUMN, penyedia infrastruktur, mitra teknologi, dan ekosistem investasi. 

Sinergi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur AI tidak hanya mendukung kebutuhan teknologi, tetapi juga mendorong pemanfaatan yang lebih luas dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Pengembangan infrastruktur AI dalam skala nasional membutuhkan kolaborasi berbagai pihak dengan capability yang berbeda namun saling melengkapi,” kata Irwan.

Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar, menegaskan komitmen PLN dalam menyiapkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal untuk mendukung pertumbuhan industri pusat data di Indonesia. 

Seiring meningkatnya kebutuhan listrik akibat perkembangan teknologi digital, PLN terus mendorong perencanaan sistem kelistrikan yang adaptif dan terintegrasi agar mampu memenuhi kebutuhan industri dengan tetap menjaga keandalan pasokan listrik.

“Pertumbuhan industri data center di Indonesia membutuhkan dukungan listrik yang tidak hanya besar, tetapi juga andal dan stabil. Untuk itu, diperlukan perencanaan dan kesiapan infrastruktur kelistrikan yang mampu mengikuti perkembangan proyek,” ujar Suroso.

Kebutuhan tersebut sejalan dengan proyeksi pertumbuhan industri pusat data nasional. Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO) mencatat kapasitas pusat data Indonesia berada di kisaran 1 gigawatt (GW) per Mei 2026 dan berpotensi mencapai 11 GW pada 2030. 

Pertumbuhan ini turut meningkatkan kebutuhan terhadap pasokan listrik, sistem pendingin, dan konektivitas yang mampu menopang operasional pusat data berskala besar.

Sementara itu Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, menyampaikan bahwa pengembangan AI membutuhkan fondasi infrastruktur yang mampu menopang kebutuhan komputasi dalam skala besar. 

Karena itu, integrasi kapabilitas pusat data dan konektivitas dengan ekosistem energi serta kawasan industri menjadi bagian penting dalam pengembangan infrastruktur digital nasional.

“Melalui kolaborasi ini, TelkomGroup ingin menghubungkan capability data center dan konektivitas dengan kekuatan ekosistem energi, kawasan industri, AI, dan cloud agar dapat mendukung pengembangan sovereign AI infrastructure Indonesia secara lebih terintegrasi,” ujar Nanang.

Sebagai tindak lanjut, para pihak akan membahas lingkup pekerjaan, kebutuhan teknis, skema investasi, pengaturan komersial, serta mekanisme implementasi sesuai peran dan tata kelola masing-masing. Pengembangan lebih lanjut akan didasarkan pada hasil kajian dan kesepakatan definitif para pihak.

Melalui kolaborasi ini, PLN memperkuat komitmen dalam mendukung kebutuhan energi bagi pertumbuhan industri digital Indonesia.

Penyelarasan antara kesiapan pasokan listrik, pengembangan pusat data, dan infrastruktur pendukung diharapkan dapat memperkuat fondasi transformasi digital nasional sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur AI yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya