Berita

Anne Suhandojo, Country Head of Global Payments Solutions, HSBC Indonesia. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Finansial

Mayoritas Korporasi Sudah Pakai AI, Apa Manfaatnya?

KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 16:19 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin menjanjikan bagi perusahaan di Indonesia. Sebanyak 84 persen korporasi menilai AI akan sangat bermanfaat untuk membantu pengelolaan keuangan perusahaan dalam tiga tahun ke depan.

Temuan tersebut berasal dari survei HSBC bertajuk Redefining Treasury in Asia Pacific: Voices of Treasury 2026. Angka optimisme di Indonesia bahkan melampaui rata-rata Asia Pasifik yang mencapai 72 persen.

Country Head of Global Payments Solutions HSBC Indonesia, Anne Suhandojo, menjelaskan bahwa AI dapat membantu perusahaan mempercepat pekerjaan, mengolah data, hingga mempermudah proses pembayaran dan penagihan.


"84 persen dari perusahaan yang kami survei menyatakan bahwa AI ini akan sangat berguna untuk treasury operation dalam tiga tahun ke depan," ujar Anne dalam pemaparan kepada insan pers di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026.

Adopsi AI juga mulai terlihat dalam operasional bisnis. Sebanyak 93 persen responden yang disurvei telah menggunakan AI, dengan 55 persen memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan 34 persen menggunakan AI agent untuk mengotomatisasi pekerjaan.

Meski demikian, perusahaan masih perlu memperkuat kesiapan sistem agar manfaat AI bisa dirasakan secara maksimal. Sebanyak 80 persen responden menyebut integrasi AI dengan sistem yang sudah ada sebagai tantangan utama.

Menurut Anne, perusahaan dengan data yang rapi dan terpusat akan lebih mudah memanfaatkan AI untuk menganalisis informasi dan memberikan rekomendasi.

"AI sebenarnya hanya tools. Tapi perusahaan yang sudah secara database bagus, rapi, terkonsolidasi akan sangat membantu," jelasnya.

Anne menambahkan, AI dapat membantu analisis dan memberikan rekomendasi, tetapi keputusan akhir tetap membutuhkan campur tangan manusia. 

Karena itu, perusahaan perlu membangun fondasi teknologi dan tata kelola yang memadai agar penerapan AI memberikan manfaat nyata bagi bisnis.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya