Berita

Ilustrasi pertambangan. (Foto: Dok. Astra International)

Finansial

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 14:33 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Laba bersih bisnis pertambangan dan alat berat merosot 28 persen menjadi Rp5,1 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Penurunan penjualan emas Martabe serta berkurangnya kuota produksi batu bara nasional menjadi faktor yang menekan kinerja segmen tersebut.

Dalam laporan keuangan kuartal III 2026 yang dirilis Rabu 28 Oktober 2026, PT Astra International Tbk (Astra) menjelaskan bahwa penurunan kuota produksi batu bara melalui alokasi RKAB turut melemahkan permintaan alat berat dan jasa pertambangan.

Kondisi tersebut turut menekan volume pertambangan batu bara. Penjualan alat berat Komatsu turun 17 persen menjadi 3.000 unit, sedangkan penjualan batu bara merosot 23 persen menjadi 7,1 juta ton.


Astra menngungkapkan, penurunan kinerja segmen pertambangan juga dipengaruhi berkurangnya penjualan emas dari tambang Martabe yang sempat menghentikan produksi pada awal tahun.

“Penjualan emas tercatat sebesar 54.000 oz, dibandingkan 178.000 oz pada periode yang sama tahun lalu,” demikian keterangan Astra dalam laporan keuangannya, dikutip Kamis, 29 Oktober 2026. 

Meski demikian, kinerja bisnis Solusi Pertambangan dan Alat Berat mulai membaik pada kuartal III 2026 dengan mencatatkan pertumbuhan 15 persen secara tahunan. Tambang emas Martabe sendiri kembali beroperasi pada kuartal II 2026.

Laba bersih segmen tersebut sebesar Rp5,1 triliun merupakan angka sebelum memperhitungkan pos nonberulang. Setelah memperhitungkan pos nonberulang sebesar Rp2,2 triliun pada divisi panas bumi dan nikel, laba bersih yang dilaporkan turun 59 persen menjadi Rp2,9 triliun.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya