Berita

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memantau lahan perkebunan negara dari luar angkasa.(Foto: Dok. PT Agrinas Palma Nusantara)

Industri

Mata Satelit BRIN Kawal Lahan Agrinas Palma Nusantara

KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 08:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) resmi menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memantau lahan perkebunan negara dari luar angkasa, Rabu 28 Oktober 2026.

Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang penyediaan dan pemanfaatan data spasial citra satelit resolusi tinggi, bentangan hamparan lahan yang luas kini dikelola dengan jauh lebih presisi. Inisiatif ini menjadi pilar utama bagi percepatan terwujudnya swasembada pangan dan energi nasional yang berkesinambungan.

Kolaborasi strategis ini merupakan wujud nyata pelaksanaan misi perusahaan dalam mengelola aset lahan negara secara legal dan akuntabel, sekaligus mengejawantahkan pembentukan kapabilitas operasional yang unggul (operational excellence) melalui inovasi dan digitalisasi berkelanjutan.


Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mohammad Abdul Ghani, beserta jajaran manajemen menyadari penuh bahwa ketepatan tata kelola mutlak membutuhkan landasan akurasi data. Satelit beresolusi tinggi kini menjadi instrumen andal yang memungkinkan perusahaan memetakan, memantau, serta merencanakan pengembangan kawasan perkebunan secara holistik, cermat, dan tetap ramah lingkungan.

Direktur Kemitraan dan Plasma PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Seger Budiarjo, menegaskan bahwa data spasial yang valid adalah fondasi bagi percepatan keputusan strategis direksi.

Dengan mandat pengelolaan lahan yang diserahkan secara bertahap oleh pemerintah, penginderaan jauh menjadi solusi krusial.

“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap manajemen memiliki data yang lebih valid dan akurat, sehingga proses pengambilan keputusan Direksi dapat dilakukan secara lebih baik. Mengingat luasnya lahan yang dikelola, dukungan teknologi menjadi kebutuhan penting agar perencanaan dan pelaksanaan program perusahaan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” kata Seger melalui keterangan tertulis, dikutip Kamis 29 Oktober 2026.

Lebih jauh, pemetaan digital berbasis luar angkasa ini memainkan peran sentral dalam mengembangkan bisnis hilir pangan dan energi terintegrasi untuk memaksimalkan nilai tambah produk agribisnis nasional.

Citra satelit sangat mempermudah Agrinas Palma dalam mengidentifikasi kesesuaian lahan bagi ragam komoditas seperti kelapa sawit, jagung, kedelai, dan singkong.

Optimalisasi kelapa sawit dan singkong secara spesifik difokuskan sebagai motor penggerak bahan baku industri bioenergi, menopang kokoh implementasi ekosistem energi terbarukan melalui program prioritas B50 dan E20.

Kepala Pusat Pelayanan Teknologi BRIN, Tata Sutardi, menilai kolaborasi strategis tersebut merupakan jawaban akurat atas kebutuhan pembangunan nasional saat ini.

“Kami melihat kerja sama ini memiliki potensi yang sangat besar. BRIN terbuka untuk terus mengembangkan kolaborasi, tidak hanya dalam penyediaan data citra satelit, tetapi juga melalui pemanfaatan berbagai hasil riset dan inovasi yang dapat mendukung kebutuhan Agrinas Palma ke depan,” kata Tata.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya