Berita

Peluncuran Gerakan Guru Bangsa oleh Tim Sembilan. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Tim Sembilan Luncurkan Gerakan Guru Bangsa, Fokus Perluas Akses Pendidikan

KAMIS, 29 OKTOBER 2026 | 06:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tim Sembilan atau Nawa Guru meluncurkan Gerakan Guru Bangsa untuk memperluas akses pendidikan, memperkuat advokasi, serta membangun karakter anak.

Mengusung slogan “Setara untuk Indonesia”, gerakan ini berawal dari kegelisahan tiga aktivis, yakni Nando, Gorbachev, dan Norman, terhadap keterbatasan akses pendidikan, kekerasan, serta perundungan terhadap peserta didik.

Tim Sembilan juga menetapkan siluet Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai ikon gerakan karena dinilai sejalan dengan semangat pemerataan pendidikan melalui Nawacita dan Kartu Indonesia Pintar.


Meski demikian, para inisiator menegaskan gerakan tersebut tidak berafiliasi dengan partai maupun kelompok politik mana pun.

“Gerakan Guru Bangsa ini bukan gerakan politik dan tidak berafiliasi dengan partai, organisasi, atau kelompok politik mana pun dan Guru Bangsa juga terbuka untuk bekerja sama dengan siapa saja yang peduli pada pendidikan Indonesia,” ujar Nando dalam keterangannya, dikutip Kamis, 29 Oktober 2026.

Sejumlah kegiatan telah dilakukan, termasuk penyaluran ribuan buku dan perlengkapan sekolah kepada siswa di berbagai daerah.

“Kami masing-masing sudah bergerak dan akan terus bergerak di daerah untuk menyalurkan buku, buku gambar gambar, krayon, dan alat tulis dari Guru Bangsa kepada anak-anak sekolah,” ucap Nando.

Gorbachev berharap kegiatan kreatif dapat menjadi alternatif positif bagi anak-anak di tengah penggunaan gawai.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pilihan positif bagi anak-anak dan membantu mereka mengurangi ketergantungan pada gawai,” ungkapnya.

Selain pendidikan, Guru Bangsa berencana mengembangkan kegiatan sosial, termasuk bantuan hukum gratis bagi masyarakat. Jejaring relawan juga ditargetkan berkembang hingga tingkat provinsi, kabupaten, dan kecamatan.

Di antaranya kegiatan telah menjangkau Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Sumatera Utara, serta sejumlah daerah lainnya.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya