Berita

Kepala KSP Jenderal Listyo Sigit (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Pemerintahan

KSP Persilakan Mahasiswa Demo, Asal Tertib dan Tidak Anarkis

RABU, 28 OKTOBER 2026 | 16:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Listyo Sigit menegaskan bahwa pemerintah memberikan ruang bagi masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa. 

“Aturan aksi kebebasan berpendapat dimuka umum sudah diatur dalam UU No. 9 tahun 1998. Silakan dilaksanakan sesuai aturan yanh ada. Pemerintah dan UU memberikan ruang,” kata Listyo Sigit kepada wartawan melalui pesan elektronik, Rabu, 28 Oktober 2026.

Namun, Listyo berpesan agar pelaksanaannya tetap mengacu pada ketentuan hukum serta mengedepankan ketertiban dan penghormatan terhadap hak masyarakat lainnya.


Ia mengingatkan para peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi dan menghindari tindakan anarkis yang dapat mengganggu kepentingan umum. 

Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat harus dijalankan dengan tetap menjaga hak asasi masyarakat lain serta kepentingan nasional.

“Namun yang harus dijaga agar aksi tetap dilaksanakan dengan tertib. Menjaga hak-hak asasi masyarakat lain. Jangan mudah terprovokasi dan jangan anarkis. Jaga kepentingan nasional, aparat akan melayani aksi damai," tegasnya.

Di sisi lain, KSP menyatakan kesiapan pemerintah untuk menampung aspirasi yang disampaikan mahasiswa maupun perwakilan kelompok pengunjuk rasa lainnya. 

Langkah tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi agar berbagai masukan masyarakat dapat didengar dan menjadi bagian dari upaya bersama membangun bangsa.

Listyo Sigit juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk memperkuat persatuan di tengah perbedaan aspirasi. 

“Semua masukan dari para peserta unjuk rasa adalah bagian dari kita untuk bersama-sama menjaga dan merawat Bangsa Ini. Selamat Hari Sumpah Pemuda," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya