Berita

Wapres Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu, Cilacap pada Senin, 26 Oktober 2026. (Foto: Dok. Setwapres)

Politik

Akademisi Unsoed:

Dialog Gibran dengan Nelayan Cilacap Harus Ada Implementasinya

RABU, 28 OKTOBER 2026 | 11:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja dan berdialog langsung dengan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin, 26 Oktober 2026, diapresiasi. 

Guru Besar Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Icuk Rangga Bawono menilai kegiatan yang dilakukan Wapres Gibran   merupakan pendekatan yang baik untuk memahami kebutuhan masyarakat.

Namun, Icuk mengingatkan agar dialog dan peninjauan lapangan tersebut diikuti langkah konkret guna menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir.


“Kami memandang bahwa pendekatan tersebut cukup baik apabila ditindaklanjuti dengan implementasi yang bisa dikerjasamakan dengan stakeholder terkait,” kata Icuk, dikutip Rabu 28 Oktober 2026.

Icuk berharap kunjungan tersebut bukan hanya sebagai formalitas untuk melihat kondisi nelayan saat ini.

“Harus ada implementasinya. Tindak lanjutnya seperti apa, kerja sama apa yang bisa digalang dengan masyarakat sehingga bisa mempercepat penyelesaian persoalan ekonomi masyarakat,” kata Icuk.

Sebelumnya Gibran berdialog dengan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu, Cilacap pada Senin, 26 Oktober 2026.

Dalam dialog tersebut, beberapa perwakilan nelayan menyampaikan sejumlah persoalan, terutama terkait keterbatasan kuota dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) untuk melaut serta pendangkalan alur Sungai Kaliyasa yang menghambat aktivitas kapal perikanan.

Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Gibran juga meninjau langsung kondisi alur Sungai Kaliyasa dan kawasan dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya