(Kiri ke Kanan) Ika Meynita, Chief Product & Health Officer Prudential Syariah; Mayang Ekaputri, Chief Partnership Distribution Officer Prudential Syariah; Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (Foto: Istimewa)
Menjaga kebugaran tubuh membutuhkan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Hal serupa berlaku dalam mempersiapkan kondisi keuangan. Perencanaan sejak dini, termasuk menyiapkan dana masa depan dan perlindungan finansial, dapat membantu seseorang menghadapi berbagai kebutuhan dalam hidup.
Namun, perhatian terhadap perencanaan keuangan jangka panjang masih perlu diperkuat. Indonesia Millennial and Gen Z Report 2025 mencatat 65 persen responden memprioritaskan dana darurat, sementara hanya 30 persen yang berfokus pada dana persiapan hari tua dan perlindungan asuransi.
Kondisi tersebut menjadi salah satu latar belakang kegiatan bertema gaya hidup aktif dan perencanaan keuangan syariah dalam BSI International Expo 2026, yang berlangsung pada 23-25 Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menggelar sesi olahraga padel bersama pelatih profesional Kasejendra, yang diikuti jajaran direksi kedua perusahaan dan nasabah bancassurance BSI.
Rangkaian kegiatan juga mencakup talkshow bertajuk The Art of Living Well: Lifestyle, Wealth & Resilience. Diskusi tersebut membahas hubungan antara gaya hidup, pengelolaan keuangan, dan upaya menjaga aset yang diperoleh dari hasil kerja keras.
SEVP Consumer Product Solution BSI, Wawan Setiawan, mengatakan gaya hidup sehat dan perencanaan keuangan merupakan dua hal yang perlu diperhatikan untuk mempersiapkan masa depan.
“Melalui tema Buy Local Go Global, BSI International Expo 2026 kami hadirkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah dan mendekatkan gaya hidup halal dengan masyarakat modern. Perlindungan menjadi bagian penting dari ekosistem ini, sehingga kemitraan bancassurance bersama Prudential Syariah turut melengkapi layanan BSI. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak nasabah membangun kebiasaan sehat dan perencanaan keuangan yang matang untuk menghadapi masa depan,” ujar Wawan Setiawan dsalam keterangannya kepada media, dikutip di Jakarta, Selasa 27 Oktober 2026.
Salah satu instrumen yang dapat dipertimbangkan dalam perencanaan keuangan adalah asuransi jiwa. Selain memberikan perlindungan terhadap risiko, produk tertentu juga menawarkan manfaat yang dapat diperhitungkan untuk kebutuhan keuangan dalam jangka menengah.
Dalam kerja sama dengan BSI, Prudential Syariah menyediakan PRULite Protection Syariah, produk asuransi jiwa tradisional dwiguna kombinasi berbasis syariah yang dipasarkan melalui kanal bancassurance BSI, dan menawarkan perlindungan jiwa serta Manfaat Dana Tahapan dan Manfaat Akhir Kepesertaan. Skema tersebut ditujukan untuk membantu peserta merencanakan kebutuhan keuangan selama masa kepesertaan, sesuai dengan ketentuan polis.
Chief Partnership Distribution Officer Prudential Syariah, Mayang Ekaputri, mengatakan kepemilikan asuransi dapat menjadi salah satu langkah awal dalam membangun fondasi keuangan.
“Bagi banyak orang, memiliki asuransi pertama merupakan langkah awal yang penting dalam membangun fondasi keuangan. Melalui PRULite Protection Syariah, kami menghadirkan perlindungan yang sederhana dan terjangkau, baik bagi mereka yang baru mengenal asuransi maupun yang ingin melengkapi aset yang telah dimiliki," kata Mayang.