Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres)

Energi

Bahlil Dianggap Sedang Menjaga Marwah Bangsa Lewat Pemangkasan Ekspor Gas

SELASA, 27 OKTOBER 2026 | 17:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memangkas ekspor gas ke Singapura dinilai sebagai bentuk ketegasan pemerintah dalam menjaga kedaulatan dan marwah bangsa.

Direktur Eksekutif Literasi Politik Indonesia (LPI), Ujang Komarudin menilai, kebijakan tersebut positif di tengah polemik pernyataan pejabat Singapura yang dianggap merendahkan Indonesia.

“Apa yang disampaikan Bahlil merupakan hal yang positif bagi Indonesia, menjaga marwah dan harga diri bangsa,” ujar Ujang kepada Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL, Selasa, 27 Oktober 2026.


Guru Besar Universitas Al-Azhar Indonesia ini berujar, kedaulatan negara juga tercermin dari kewenangan pemerintah dalam menentukan kebijakan energi dan perdagangan dengan negara lain.

“Kedaulatan harus dijaga, harga diri dan marwah bangsa juga harus dijaga. Oleh karena itu, kebijakan ESDM membatasi ekspor gas ke Singapura lantaran statement para pejabat Singapura menyerang Indonesia adalah dalam rangka menjaga kedaulatan itu,” tegasnya.

Bahlil sebelumnya mengeluarkan kebijakan pengurangan ekspor gas ke Singapura. Ia menegaskan, pemangkasan volume pasokan tidak melanggar kontrak karena masih berada dalam batas toleransi yang diperbolehkan.

Ketua Umum Partai Golkar itu juga meminta Singapura saling menghormati dalam hubungan bilateral. Ia menyindir sikap negara tetangga yang dinilai meminta penghormatan saat membutuhkan, tetapi mengolok-olok Indonesia ketika menghadapi kesulitan.

“Pemerintah Indonesia sangat menghargai aturan, apalagi Menteri ESDM-nya. Tetapi saya juga minta, jangan di saat bersamaan kalian minta menghargai; susah minta dihargai, senang mengolok-olok negara lain, gimana itu?" kata Bahlil dalam konferensi pers terkait ketahanan energi nasional, Senin, 26 Oktober 2026.

Data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), ekspor gas pipa ke Singapura dipangkas menjadi 31 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) pada 24 Oktober 2026. Pengurangan itu terdiri dari pasokan gas asal Natuna sebesar 15 MMSCFD dan Sumatra sebesar 16 MMSCFD.

Bahlil menjelaskan, ekspor gas pipa Indonesia ke Singapura sebelumnya mencapai 409,55 MMSCFD. Dengan pengurangan 31 MMSCFD, volume yang dipangkas setara sekitar 8 persen dari total ekspor.

"Total ekspor gas pipa dari dua tempat, satu adalah dari lautan Natuna, satu adalah dari Sumatera. Itu totalnya sebesar 409,55 MMSCFD. Yang kemarin kita potong, itu adalah 31 MMSCFD, hanya kurang lebih sekitar 8%," ujar Bahlil.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya