Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Foto: Dokumen PSI)

Politik

Kesaktian Jokowi Diuji Jika Jadi Ketum PSI

SELASA, 27 OKTOBER 2026 | 15:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kesaktian politik Joko Widodo (Jokowi) bakal diuji jika benar-benar menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Posisi tersebut akan menjadi pembuktian apakah pengaruh politik Jokowi tetap kuat setelah tidak lagi menjabat Presiden RI dan bukan bagian dari PDI Perjuangan (PDIP).

Pengamat politik Adi Prayitno menilai, dorongan internal PSI untuk menjadikan Jokowi sebagai ketua umum membuka arena pertarungan politik baru bagi mantan orang nomor satu di Indonesia itu.


“Apakah Jokowi masih sakti mandraguna sekalipun sudah tidak lagi menjadi presiden?” tanya Adi lewat kanal Yotube miliknya, Selasa, 27 Oktober 2026.

Menurutnya, kepemimpinan Jokowi di PSI akan menjadi tolok ukur untuk melihat seberapa besar daya pengaruh politiknya setelah meninggalkan kursi kepresidenan.

Adi menjelaskan, selama ini pendukung Jokowi masih meyakini dirinya memiliki kekuatan politik yang besar. Namun, pengaruh tersebut perlu dibuktikan melalui capaian nyata, terutama dalam mengantarkan PSI menembus parlemen.

“Ini semacam pembuktian secara politik. Apakah Jokowi masih sakti sekalipun tidak lagi menjadi bagian dari PDIP,” ujarnya.

Adi menambahkan, tantangan itu tetap berlaku apabila Jokowi nantinya memilih posisi Ketua Dewan Pembina PSI, bukan ketua umum. Sebab, ukuran kekuatan politik tidak cukup dilihat dari jabatan yang diemban, tetapi juga kemampuan mendongkrak dukungan pemilih.

“Ini menjadi pertarungan politik bagi Jokowi jika menjadi ketua umum PSI atau menjadi ketua dewan pembina PSI, apakah akan lolos parlemen atau tidak,” pungkasnya.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya