Berita

Kebersamaan Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka. (Foto: istimewa)

Politik

Polemik Ijazah Gibran Jadi Arena Perang Terbuka PDIP dan Jokowi

SELASA, 27 OKTOBER 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perang terbuka antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan kubu Joko Widodo dinilai mulai memasuki babak baru setelah PDIP merespons langkah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang ingin mengajak fraksi-fraksi lain di DPR RI menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai, isu ijazah Gibran kembali membuka ruang manuver politik di tengah hubungan PDIP dengan keluarga Jokowi yang telah memburuk.

“Ini tentu menjadi sesuatu yang menarik untuk diperbincangkan secara politik karena ini semacam perang terbuka dalam tanda kutip antara PDIP dengan pihak Jokowi,” kata Adi, Selasa, 27 Oktober 2026.


Menurutnya, setiap pembahasan mengenai Gibran sulit dilepaskan dari dinamika hubungan politik PDIP dengan keluarga Jokowi. Terlebih, setelah putusan MK menyatakan tidak terdapat bukti yang cukup meyakinkan bahwa Gibran memiliki ijazah yang setara dengan SMA.

Adi menilai, sebagai partai dengan perolehan kursi terbesar di DPR, PDIP menjadi salah satu pihak yang paling dinantikan langkah politiknya dalam menindaklanjuti persoalan tersebut.

Pertanyaan berikutnya, kata dia, apakah respons PDIP hanya sebatas membuka ruang dialog atau akan berlanjut menjadi langkah konkret melalui mekanisme parlemen.

“Apakah akan ada langkah konkretnya? Misalnya usulan hak angket, pansus atau hak untuk menyampaikan pendapat,” ujarnya.

Adi menambahkan, jika PKS dan PDIP bergerak bersama, gabungan kedua partai tersebut dinilai telah memenuhi syarat untuk mengajukan hak angket, membentuk panitia khusus (pansus), maupun menggunakan hak menyatakan pendapat.

“Dua partai ini PKS dan PDIP jika digabungkan sudah cukup syarat untuk mengajukan hak angket, menggulirkan pansus atau hak menyatakan pendapat dan lain-lain,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan partainya merespons rencana PKS mengajak fraksi-fraksi lain di DPR untuk menindaklanjuti putusan MK terkait Gibran. Hasto menyebut PDIP siap membuka ruang dialog.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya