Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto: Setpres)
Elektabilitas Partai Golkar menembus dua digit dalam sejumlah survei terbaru. Capaian ini dinilai mencerminkan soliditas kader dan penguatan kerja partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Said Aldi Al Idrus mengatakan, meningkatnya aktivitas kader di berbagai tingkatan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keterpilihan partai di tengah dinamika politik nasional.
"Seluruh organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, termasuk organisasi sayap, semuanya bergerak untuk kepentingan rakyat," kata Said, dikutip Selasa 27 Oktober 2026.
Menurut Said, soliditas tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Bahlil yang terus mendorong kader, organisasi sayap, hingga anggota legislatif untuk aktif turun ke masyarakat tanpa harus menunggu momentum pemilihan umum.
Ia mengatakan, Bahlil secara konsisten menginstruksikan seluruh kader agar mengedepankan kerja nyata dan kepedulian sosial sebagai upaya memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat.
"Jadi, memang tugas kita adalah membantu masyarakat di mana pun kita berada," kata Said.
Penguatan elektabilitas Golkar tercermin dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dirilis Sabtu 24 Oktober 2026.
Dalam survei tersebut, Golkar meraih elektabilitas 10,7 persen dan menempati posisi ketiga, di bawah Partai Gerindra sebesar 23,1 persen dan PDI Perjuangan sebesar 11,6 persen.
Survei yang dilakukan pada 12–21 Oktober 2026 itu melibatkan 1.200 responden dengan margin of error sekitar 2,9 persen.
Hasil serupa ditunjukkan survei Voxpol Center yang dirilis Kamis 22 Oktober 2026. Golkar kembali berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 11,7 persen, di bawah Gerindra yang memperoleh 21,1 persen dan PDI Perjuangan sebesar 16,1 persen.
Said menegaskan, hasil survei tersebut bukan alasan bagi kader untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi dorongan untuk memperkuat kerja-kerja sosial dan konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029.
Ia mencontohkan, AMPG telah menjalankan berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk membantu korban banjir bandang di Aceh Tamiang, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Organisasi sayap Partai Golkar itu juga menyalurkan ribuan paket bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
"Sejak hari kedua kejadian sampai hari ini, tim kami masih berada di Aceh Tamiang untuk membantu masyarakat, termasuk memperbaiki rumah-rumah ibadah dan masjid. Ini merupakan arahan Ketua Umum bahwa kita harus bekerja untuk masyarakat," kata Said.
Selain kegiatan sosial, Said menyebut kepemimpinan Bahlil juga mendorong regenerasi dan kreativitas kader muda melalui Akademi AMPG serta berbagai kegiatan olahraga, seperti turnamen futsal dan basket.
Menurutnya, program tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus sarana memperluas partisipasi generasi muda dalam kegiatan partai dan pengabdian kepada masyarakat.
"Semua anak muda Partai Golkar berpartisipasi untuk membantu masyarakat, bukan semata-mata untuk menaikkan elektabilitas," kata Said.
Meski elektabilitas Golkar berada di posisi tiga besar dalam sejumlah survei, Said mengingatkan seluruh kader agar tidak terlena dengan capaian tersebut.
Konsolidasi dan kerja nyata, menurutnya, harus terus diperkuat untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.
Said menambahkan, Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil menargetkan peningkatan jumlah kursi DPR dari 102 kursi yang dimiliki saat ini.
Untuk mencapai target tersebut, AMPG memastikan akan terus menggerakkan kader dalam memperkuat aktivitas partai di tengah masyarakat.
"Jadi, hasil survei ini menjadi motivasi kita semua dan insyaallah kita akan terus bergerak," pungkas Said.