Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini)

Bursa

IHSG Tergelincir ke 5.357, Pergerakan Saham Big Caps Beragam

SELASA, 27 OKTOBER 2026 | 09:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tekanan jual langsung mewarnai perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 15,12 poin atau 0,28 persen ke level 5.357,97.

Pada awal sesi, volume transaksi tercatat mencapai 4,94 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp168,18 miliar. Pergerakan indeks selanjutnya diproyeksikan akan sangat dipengaruhi oleh aktivitas transaksi serta arah pergerakan saham-saham berkapitalisasi pasar besar (big caps).


Di jajaran saham big caps, pergerakan terpantau beragam. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 0,81 persen ke level Rp4.980 dengan kapitalisasi pasar Rp607 triliun. Sebaliknya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bergerak stagnan di posisi Rp2.910 dengan kapitalisasi pasar Rp436 triliun.

Tekanan juga dialami oleh PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang turun 2,76 persen ke level Rp175.000 (kapitalisasi pasar Rp417 triliun), serta PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang melemah 0,51 persen ke Rp3.890 (kapitalisasi pasar Rp359 triliun). Sementara itu, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjadi salah satu penopang setelah menguat 1,20 persen ke level Rp10.500 dengan kapitalisasi pasar Rp350 triliun.

Dari sisi sentimen, penguatan bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) diharapkan mampu memberikan angin segar dan dorongan positif bagi pasar domestik. Kendati demikian, investor saat ini masih mencermati perkembangan kebijakan baru dari BEI yang diharapkan bisa mendongkrak kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.

Dari bursa global, dinamika konflik geopolitik serta rilis data ekonomi China tetap menjadi sorotan utama pelaku pasar. Berbagai faktor tersebut berpotensi besar memengaruhi sentimen investor dan menentukan arah pergerakan IHSG sepanjang perdagangan hari ini.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya