Berita

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Pemerintahan

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

SENIN, 26 OKTOBER 2026 | 22:18 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah Indonesia mengkaji pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), di tengah ketegangan terkait pemangkasan ekspor gas ke Singapura.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah telah menjalin kerja sama dengan sejumlah negara untuk mengembangkan PLTN.

"Pemerintah Indonesia juga sudah melakukan kerja sama dengan beberapa negara untuk membangun PLTN," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin, 26 Oktober 2026. 


Rencana ini mencuat setelah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sekitar 31 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), dari total pasokan sekitar 409,5 MMSCFD pada Sabtu, 24 Oktober 2026. 

Berdasarkan data dari Energy Market Authority (EMA), gas alam menopang 93,1 persen hingga sekitar 95 persen pasokan listrik Singapura.

Kendati demikian, Singapura justru mengumumkan persiapan program pengembangan tenaga ahli nuklir sebagai sumber listrik alternatif.

"Kita juga perlu sumber energi yang lebih bersih untuk menyediakan listrik yang andal sepanjang waktu. Itulah sebabnya kita sedang serius mengkaji potensi energi nuklir," kata Wong, Minggu, 25 Oktober 2026. 

Menurut Bahlil, Batam menjadi salah satu lokasi yang dikaji untuk lokasi PLTN.

"Salah satu studi lokasi yang kita tempatkan, kita akan taruh di Kepri yaitu di Batam untuk bagaimana menopang energi kita. Ini masih dalam kajian dan pemeriksaan," kata Bahlil.

Selain Batam, pemerintah mengkaji potensi pembangunan PLTN di Kalimantan dan Sumatra. Sementara itu, pengembangan PLTN di Halmahera, Maluku Utara, dijajaki melalui kerja sama dengan perusahaan nuklir Rusia, Rosatom.

Bahlil menegaskan, penentuan lokasi PLTN merupakan kewenangan Indonesia selama memenuhi standar yang berlaku.

“Bangsa kita ini tidak boleh diatur-atur sama negara lain. Wilayah kita, kalau kita mau taruh di mana pun, selama memenuhi standar, apa urusannya?” tegasnya.

Bahlil menegaskan, pembangunan PLTN di Indonesia baru akan dilanjutkan setelah memenuhi persyaratan kelayakan.

"Kalau sudah lolos FS-nya, baru kita lakukan ya. Untuk negaranya, negara yang punya kemampuan nuklir lah, yang punya, yang sudah teruji lah kira-kira begitu," tandasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya