Berita

Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Pengembangan, Optimalisasi, dan Pemanfaatan Pelabuhan Sabang menjadi Pelabuhan Ramah Lingkungan (Green Port) di Graha Jorindo, Jakarta, Senin 26 Oktober 2026. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

SENIN, 26 OKTOBER 2026 | 22:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) dan Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (ASPRINDO) menandatangani Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Pengembangan, Optimalisasi, dan Pemanfaatan Pelabuhan Sabang menjadi Pelabuhan Ramah Lingkungan (Green Port).

Penandatanganan berlangsung di Graha Jorindo, Jakarta, Senin, 26 Oktober 2026, dilakukan oleh Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen dan Ketua Umum ASPRINDO Jose Rizal. Turut hadir Ketua Dewan Pembina ASPRINDO Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi.

Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen mengatakan Pelabuhan Sabang memiliki keunggulan komparatif di jalur Selat Malaka dengan kedalaman perairan 20-40 meter yang mampu disandari kapal besar hingga 300 ribu DWT tanpa pengerukan. Transformasi menuju Green Port diperlukan untuk meningkatkan daya saing global.


"Kerja sama ini menjadi momentum untuk menjadikan Sabang sebagai pelabuhan modern, efisien, dan berkelanjutan," ujar Iskandar.

Ketua Umum ASPRINDO Jose Rizal menambahkan, Sabang memiliki posisi geopolitik lebih depan dari Singapura. Pihaknya berkomitmen menghadirkan investasi dan jejaring usaha.

"Sabang bisa menjadi hub industri dan logistik. Yang dibutuhkan adalah infrastruktur, ekosistem, dan kepastian usaha," kata Jose.

Ketua Dewan Pembina ASPRINDO Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah konkret penguatan ekonomi kawasan barat Indonesia.

Ruang lingkup kerja sama meliputi empat hal, yakni: (a) pengembangan fasilitas melalui penyusunan kajian bersama dan rencana induk menuju Green Port; (b) promosi investasi melalui forum investasi dan business matching untuk mempertemukan calon investor domestik dan internasional; (c) optimalisasi pemanfaatan infrastruktur dan sarana penunjang pelabuhan termasuk logistik dan jalur perdagangan; serta (d) pengembangan Green Port melalui penerapan teknologi ramah lingkungan, pengelolaan limbah, dan efisiensi energi.

Pelaksanaan kerja sama akan ditindaklanjuti melalui perjanjian tersendiri sesuai road map yang disepakati bersama.

Kerja sama ini, menurut Jose Rizal, merupakan bagian dari rangkaian kerja sama yang sudah ditandatangani sebelumnya, yakni dengan Walikota Sabang dan perusahaan daerah PT Pembangunan Sabang Mandiri, untuk rencana pengelolaan energi listrik berbasis panas bumi (geotermal) yang berlokasi di Sabang.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya